Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

 

INTAIKASUS.COM, (Padang Pariaman) - Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung Serda Hartono mendampingi ibuk-ibuk anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) Nagari Sikabu untuk Masak lemang cara warga masyarakat Nagari Sikabu peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Mayoritas warga di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, memasak lemang yang merupakan tradisi warisan Suku Minangkabau ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallah Alaihi Wasallam 1441 Hijriah yang jatuh pada Jumat malam, (22/10/21).

Pantauan di sejumlah Daerah Nagari Sikabu, Kamis, terlihat sejumlah penduduk di daerah tersebut, sejak pagi hari mulai melakukan aktivitas menanak lemang sebagai penganan khas asli Indonesia ini.

"Kita bikin seperti ini, sebagai tiang penyangga untuk membakar lemang dengan menggunakan kayu kering," terang ibuk Nurbiati (54), penduduk di Nagari Sikabu korong Sikabu Bukik.

Ia mengaku, kegiatan membakar penganan khas yang berada di dalam batang bambu tersebut memakan waktu paling cepat sekitar empat jam lamanya.

Seperti diketahui, lemang terbuat dari pulut atau ketan yang di campur dengan santan dan garam, kemudian dilapisi daun pisang, serta dibakar menggunakan bambu.

Cara membakar lemang dengan posisi di bagian tengah bambu yang agak dimiringkan pada tiang penyangga. Agar masaknya rata, maka putar-putar bambu yang di bakar dengan kayu api.

"Bila kita beli di pajak (pasar), harga lemang ini Rp15 ribu untuk satu sambung. Cuma, tak enak kita rasa kalau tidak kita bakar sendiri," ucap Nurbiati (54).

Nurbaiti(54), anggota KWT(Kelompok Wanita Tani) Melati Nagari Sikabu Korong Sikabu Bukik menjelaskan, tradisi memasak lemang adalah demi menjaga adat Suku Minangkabau yang dilakukan dua kali dalam setahun.

"Ini sudah kita lakukan sejak turun-temurun setiap memperingati Maulid Nabi, dan Idul Adha tiap tahun," tuturnya.

"Orang dahulu di wilayah Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman ini, bila malam hari peringatan Maulid, maka lemang jadi santapan sambil dengarkan ceramah. Kalau Idul Adha, maka kita hidangkan kepada tamu yang datang," ujar Nurbaiti.

Dalam kesempatan tersebut,  warga masyarakat terutama ibuk-ibuk Anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) merasa senang dengan kehadiran Babinsa karena bpk. Babinsa selalu hadir dan mensuport kegiatan yang positif di nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang, terutama kepada ibuk-ibuk anggota (KWT) Kelompok Wanita Tani di wilayah Nagari Sikabu. (Pendim0308)
Leave A Reply