Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page






Medan, IK - Curah hujan yang melanda

 Kota Medan pada Jumat (15/9/2023) malam, hingga dini hari Sabtu (16/9/2023), membuat sejumlah ruas jalan di Kecamatan Medan Selayang digenangi banjir. Akibatnya aktivitas warga yang hendak berpergian ketempat kerja maupun kesekolah terganggu.



Menyoroti hal itu, Calon Legeslatif (Caleg) DPRD Sumut dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Wilfrid Baldwin Sinaga, SH menilai, banjir yang dialami warga karena kondisi tata ruang, tata kelola sumber daya air dan sistem drainase yang buruk.


"Contohnya saja ketika hujan sudah berhenti, tetapi air yang merendam pemukiman warga belum juga surut. Ini menunjukkan bahwa sistem drainasenya jelek", kata Wilfrid Baldwin Sinaga, SH, ketika dihubungi wartawan, pada Sabtu (16/9).


Wilfrid Baldwin Sinaga, SH menegaskan, ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Medan melindungi warga dari ancaman banjir.


"Pemerintah Kota Medan harus betul-betul serius dan kerja keras dalam memanfaatkan tata ruang kota dan membenahi sistim drainase yang memang selama ini buruk, jangan lagi menunggu bencana datang baru kemudian saling menyalahkan", ujarnya.


Satu hal, lanjut Wilfrid, gampangnya pihak pengembang (devlover) mendapat ijin pembangunan perumahan di kota Medan, berdampak terjadi banjir dilingkungan warga.


"Seperti ijin mendirikan bangunan perumahan terkesan sangat gampang didapat pihak pengembang, sehingga disejumlah wilayah di Kota Medan sering terjadi protes hingga aksi-aksi yang dilakukan warga akibat perumahan yang dibangun dilingkungan mereka berdampak mengakibatkan banjir. Kerena memang faktanya, terjadi penimbunan satu lokasi hingga dibangun perumahan, tapi hanya mengandalkan pembuangan parit yang itu-itu saja. Seharusnya sebelum melakukan pembangunan, pemerintah sudah memperhitungkan dampaknya kepada masyarakat. Dalam hal ini harus mengutamakan terlebih dahulu pembangunan saluran (drainase) yang memang benar-benar diperhitungkan sehingga perumahan yang dibangun tidak merugikan masyarakat sekitar", ungkap politisi PSI tersebut.


"Disatu sisi, kita juga mengharapkan kepada warga masyarakat agar menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan", tandasnya. 


Pantauan wartawan dilapangan, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Medan Selayang yang digenangi banjir, yakni Jalan Bunga Cempaka Pasar 3, Jalan Bunga Wijaya Pasar 4, Jalan Pasar 5 dan sejumlah ruas jalan lainnya, hingga Sabtu (16/9) pukul 8.00 Wib masih digenangi banjir.

(Red)

Leave A Reply