Tapanuli Utara, IK — Tanah longsor terjadi di Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Longsoran tanah menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan ketinggian mencapai 4 meter, sehingga mengakibatkan arus lalu lintas Tarutung–Sibolga macet total.
Longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi sejak pukul 14.00 WIB hingga malam hari. Akibat kejadian tersebut, kendaraan dari dan menuju Kota Sibolga sempat terhenti dengan antrean mencapai sekitar 1,5 kilometer.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel.
Sebagai langkah cepat penanganan, personel Koramil 23/Adiankoting segera berkoordinasi dengan pihak Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tapanuli Utara untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor. Selain itu, masyarakat dan pengguna jalan dihimbau untuk tetap waspada dan menghindari lokasi rawan longsor susulan.
Pada pukul 20.00 WIB di hari yang sama, akses jalan mulai dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua dan roda empat secara terbatas. Meski demikian, Danramil 23/Adiankoting Peltu Burhan Sitepu tetap mengingatkan pengguna jalan lintas Tarutung–Sibolga agar berhati-hati, mengingat kondisi cuaca masih mendung dan berpotensi hujan.
Dalam proses pembersihan, alat berat dikerahkan di lokasi untuk mempercepat normalisasi jalan.
Personel Koramil 23/Adiankoting hingga saat ini masih bersiaga di lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan arus lalu lintas berjalan lancar. Selama kegiatan penanganan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. (Red)
