Sibolga, IK — Bencana alam yang melanda sebagian wilayah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah, mengakibatkan sejumlah fasilitas pendidikan terdampak banjir. Lumpur, sampah, serta material sisa banjir menggenangi lingkungan sekolah sehingga menghambat aktivitas belajar mengajar dan menimbulkan kekhawatiran bagi guru, siswa, serta orang tua murid.
Menyikapi kondisi tersebut, Satgas Penanggulangan Bencana Korem 023/KS di bawah pimpinan Kolonel Inf Iwan Budiarso bergerak cepat membantu percepatan pemulihan fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal. Puluhan prajurit TNI AD diterjunkan untuk melaksanakan pembersihan di SD Negeri 152981 Tukka 1 dan SD Negeri 152982 Tukka 1B, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (07/01/2026).
Kedua sekolah tersebut terdampak cukup parah akibat banjir. Lumpur tebal menggenangi halaman dan ruang kelas, sementara material kayu serta sampah berserakan di lingkungan sekolah. Kondisi ini jelas menghambat kegiatan pendidikan dan memerlukan penanganan cepat dan terpadu.
Pembersihan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat dengan menggunakan peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan sapu. Untuk mempercepat proses, dikerahkan pula alat berat milik Kodim 0211/TT guna mengangkut timbunan lumpur serta material berat lainnya.
Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso menyampaikan bahwa setelah pembersihan di sekolah tersebut selesai, TNI AD akan melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lain yang masih terdampak bencana, selama tidak ada kendala di lapangan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1A mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan TNI AD. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI dalam pembersihan sekolah ini. Harapan kami, sekolah segera bersih dan siap digunakan sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan normal,” ujarnya. (Penrem023/KS)

