Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Medan, IK — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kota Medan menjelang bulan suci Ramadhan beberapa SPBU jenis BBM seperti Pertalite, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dilaporkan mengalami kekosongan stok sehingga pelayanan kepada konsumen tidak dapat berjalan normal.


Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah dispenser tidak beroperasi karena tangki penyimpanan dalam kondisi kosong atau mendekati batas minimum. Situasi ini menyebabkan pengendara yang datang terpaksa mencari BBM ke SPBU lain, bahkan harus mengantre lebih lama di lokasi berbeda. Kondisi tersebut memicu keluhan masyarakat karena dinilai mengganggu aktivitas harian dan meningkatkan biaya operasional, khususnya bagi pengemudi angkutan dan pelaku usaha.


Informasi yang diperoleh dari pihak lapangan menyebutkan bahwa kelangkaan tidak semata-mata disebabkan oleh meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan, tetapi juga adanya pembatasan pengiriman dari depot. Pembatasan tersebut dikabarkan terjadi karena keterbatasan armada mobil tangki serta pengaturan kuota penyaluran, sehingga pasokan yang diterima SPBU tidak mencukupi kebutuhan normal harian.


Akibat keterbatasan pasokan tersebut, pihak SPBU hanya dapat menyalurkan BBM sesuai stok yang tersedia dan melakukan pengaturan operasional di lapangan sambil menunggu kedatangan suplai berikutnya. Namun, ketidakpastian jadwal pengiriman membuat kondisi pelayanan belum dapat kembali stabil.


Ditempat terpisah, Ogi Manager Comrel Pertamina saat di konfirmasi menuturkan akan segera melakukan kroscek di lapangan.


"Terimakasih infonya, kira-kira di SPBU mana aja ya..?.Biar sembari kita akan cek lapangan, Ujar ,Ogi Manager Comrel Pertamina Kepada wartawan, Rabu (11/2/26)


Saat ditanya lebih lanjut  terkait kekosongan stok BBM di sebagian SPBU di kota Medan, Ogi Manager Comrel Pertamina langsung menutup pembicaraan. "Siap pak, ditunggu sebentar ya, pak, Ujar, Ogi Menagar Comrel Pertamina terkesan menghindar.


Ironisnya, dari pengamatan di lapangan menilai bahwa situasi ini perlu mendapat perhatian serius, mengingat periode menjelang Ramadhan biasanya diikuti peningkatan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Apabila pasokan tidak segera dinormalkan, dikhawatirkan kelangkaan akan meluas dan berdampak pada aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.


Hingga berita ini diturunkan, pasokan tambahan masih dinantikan, sementara masyarakat berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal dan mekanisme penyaluran diperbaiki agar kelangkaan tidak terus berulang. (Rel)

Leave A Reply