LANGKAT, IK - Hari libur bukan berarti jeda bagi Satgas TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) ke-128 Kodim 0203/Langkat. Alih-alih beristirahat, para prajurit justru memilih "mangkal" di warung kopi (Warkop) milik Ibu Ernawati di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar melepas lelah, melainkan bagian dari strategi Komunikasi Sosial (Komsos) untuk mempererat kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat. Di balik aroma kopi, tercipta ruang diskusi tanpa sekat antara aparat dan warga Dusun I Desa Pasar Rawa.
Meja Kopi: Pos Komando Paling Humanis
Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, yang mewakili Dansatgas TMMD Letkol Inf Sangkakala, menegaskan bahwa komunikasi adalah kunci keberhasilan program di lapangan.
"Tidak ada masalah di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi," ujar Kapten Inf Supriadi.
Di lapangan, pemandangan unik terlihat saat Serka Didi dan Bripka Arif duduk melingkar bersama warga. Obrolan yang mengalir mulai dari curhatan kebutuhan desa, situasi keamanan lingkungan (Kamtibmas), hingga evaluasi pengerjaan infrastruktur TMMD yang sedang berjalan.
Membangun Jiwa, Bukan Hanya Raga
Program TMMD ke-128 di Gebang ini memang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jalan atau jembatan. Fokus utama lainnya adalah Pembinaan Teritorial (Binter) yang menyentuh sisi psikologis masyarakat.
Poin Utama Keberhasilan TMMD 128:
Transparansi: Warga bisa langsung memberikan masukan terkait pembangunan di meja kopi.
Sinergitas Tanpa Batas: Kehadiran TNI dan Polri secara bersamaan memberikan rasa aman dan nyaman.Kemanunggalan Nyata: Menghapus kesan kaku antara aparat dan warga sipil.
#Respons Positif Warga #
Warga Desa Pasar Rawa menyambut hangat pendekatan ini. Bagi mereka, kehadiran aparat yang mau duduk "setara" di warkop memberikan warna baru. Pembangunan desa dirasakan bukan sebagai proyek instruksi dari atas, melainkan buah dari gotong royong dan kesepahaman bersama.
"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Keberhasilan program diukur dari sejauh mana hubungan sosial ini menguat," tutup Supriadi.
Dengan pendekatan humanis ini, TMMD 128 di Gebang berhasil mengubah wajah pembangunan menjadi lebih inklusif, membuktikan bahwa sinergi yang kuat bermula dari obrolan sederhana di meja kopi. (Red)