LANGKAT, IK - Brigjen TNI Yanto Reinald Nainggolan harus memacu sepeda motor trailnya lebih kencang saat melintasi hamparan sawah di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Langkat. Debu cokelat beterbangan, menempel pada seragam lorengnya. Di bawah sengatan matahari Sumatera Utara yang mencapai puncaknya, Jenderal bintang satu ini ingin memastikan satu hal: proyek lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tidak sekadar menjadi seremonial belaka.
"Saya lihat pembangunan fisik berjalan lancar. Ini berkat dukungan semua instansi dan warga," kata Yanto, yang menjabat Pa Sahli Tk. II Kasad Bidang Ideologi, saat meninjau lokasi pekan lalu.
Operasi Fisik di Jantung Desa
Tiga pekan berjalan, personil di bawah komando Kodim 0203/Langkat telah menyentuh 20 sasaran fisik dan non-fisik. Fokus utamanya adalah membedah keterisolasian Dusun I, II, dan III di Desa Pasar Rawa. Sebuah badan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter kini tengah dikeraskan—sebuah proyek yang diklaim akan memperpendek waktu tempuh logistik warga desa.
Tak hanya urusan jalan, Satgas TMMD juga "mengepung" desa dengan pembangunan infrastruktur dasar lainnya
#Akses Air: Lima titik sumur bor dan MCK dibangun untuk mengikis masalah sanitasi#
Hunian: Lima unit rumah tak layak huni (RTLH) milik warga, termasuk Ibu Rida Wahyuni Rao dan Bapak Irwansyah, dibongkar untuk dibangun kembali. Konektivitas: Sebuah jembatan sepanjang 6 meter kini memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).
Sinergi dan Sinyal Keberlanjutan
Bagi Pemkab Langkat, kehadiran TNI di pelosok Gebang adalah bantuan akselerasi. Wakil Bupati Langkat menyatakan pihaknya tak akan membiarkan proyek ini berhenti di tangan TNI saja. "Untuk pekerjaan jalan 1.500 meter ini, akan kami tingkatkan kualitasnya kedepannya," ujarnya.
Sinyal ini ditangkap sebagai upaya pemerintah daerah untuk menjaga napas pembangunan yang sudah dimulai oleh Satgas. Di sisi lain, Dansatgas TMMD 128 Letkol Inf Medwin Sangkakala mengonfirmasi bahwa progres di lapangan sudah hampir menyentuh angka 100 persen.
#Bukan Sekadar Semen #
Tempo mencatat, TMMD kali ini juga membawa misi sosial yang cukup kental. Di tengah isu nasional soal tengkes, Satgas menyisipkan pembagian 100 paket makanan tambahan untuk penderita stunting. Ada juga misi ketahanan pangan dengan pembukaan lahan seluas 1 hektar yang diharapkan menjadi percontohan bagi petani lokal.
"Masyarakat harus merawat dan menjaga apa yang sudah dibangun," pesan Brigjen Yanto sebelum meninggalkan lokasi. Kini, bola berada di tangan warga dan Pemkab Langkat: sejauh mana infrastruktur "darurat" ini bisa bertransformasi menjadi penggerak ekonomi permanen di pesisir Langkat tersebut. (Red)