Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


LANGKAT, IK - Bertahun-tahun warga Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat hidup dengan persoalan yang nyaris tak pernah masuk pembicaraan besar: sanitasi dan air bersih.Tak ada yang viral. Tak ada yang ramai diperdebatkan.


Namun setiap hari, sebagian warga harus menggunakan kamar mandi seadanya. Sebagian lain berbagi fasilitas dengan beberapa keluarga. Saat kemarau datang, air bersih berubah menjadi sesuatu yang sulit didapat.


Persoalan itu berlangsung lama hingga akhirnya Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat datang ke desa pesisir tersebut.


Kini, di sudut Pasar Rawa, sebuah fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) lengkap dengan sumur bor berdiri kokoh. Bangunannya sederhana. Tetapi bagi warga, itulah bentuk perubahan yang benar-benar mereka rasakan.


Pembangunan MCK dan lima titik sumur bor yang dirampungkan pada Minggu, 10 Mei 2026, menjadi salah satu sasaran TMMD yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.


Sebab dari tempat itulah kebutuhan paling dasar warga akhirnya mulai terpenuhi.Sejak pagi, suasana gotong royong masih terlihat di lokasi pembangunan. Personel TNI bersama warga membersihkan area sekitar bangunan dan memastikan air dari sumur bor mengalir dengan baik.


Di bawah panas pesisir Gebang, seragam loreng bercampur dengan pakaian lusuh warga desa. Mereka bekerja tanpa jarak. Pemandangan seperti itu kini perlahan menjadi barang langka.


Pasiter Kodim 0203/Langkat Kapten Inf Supriadi mengatakan TMMD tidak hanya fokus membangun infrastruktur besar, tetapi juga menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.


“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui fasilitas yang benar-benar dibutuhkan warga,” ujar Supriadi.


Selain pembangunan MCK dan sumur bor, TMMD ke-128 juga mengerjakan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter, pembangunan jembatan, gorong-gorong, normalisasi parit, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).


Namun di tengah deretan proyek fisik itu, MCK justru menjadi simbol pembangunan yang paling sederhana sekaligus paling terasa manfaatnya. Karena bagi warga Pasar Rawa, perubahan tidak selalu hadir lewat bangunan besar.


Kadang, harapan itu datang dari air bersih yang akhirnya mengalir di halaman desa mereka. (Red)

Leave A Reply