Medan, INTAIKASUS.COM - Ian Nasution warga Jalan Pertahanan Patumbak, Gang Inpres, Dusun V, terpaksa membuat laporan pengaduan karena dipukuli oleh abang beradik. Ia dipukul karena sebuah gitar. Hal ini berhasil dihimpun dari Kanit Reskrim Patumbak saat acara Idul Adha, Kamis (24/9/2015).
Dikepolisian korban yang juga didampingi dua saksi, yakni, Zetra dan Fajar, keduanya menjelaskan awal mula kejadian pemukulan, dan pengeroyokan yang dilakukan abang beradik, yakni, Fauzi dan Sai yang masih tetangga korban
Menurut korban, sekitar pukul 19.30, Wib, Sai datang ke rumahnya untuk menemui Motel, teman korban yang selalu tidur di rumahnya
" Si Motel ada bang ? tanya Sai. Karena saya tidak tau keberadaan Motel, maka ku jawab, tidak ada," katanya Ian
Dikatakan Ian, bahwa kedatangan Sai ke rumahnya untuk menemui Motel, dan mengambil gitar miliknya yang dipinjam oleh Motel. Karena Ian mengatakan tidak tahu keberadaan Motel, maka Sai pun berusaha mencari tahu di mana Motel berada.
Dan akhirnya Sai menemukan Motel sedang tertidur di salah satu kamar di rumahnya Ian. Setelah Sai tahu bahwa Motel berada di dalam rumah korban, lantas dia berkata kepada Ian.
" Ada nyah bang si Motel itu di rumah abang. kok abang tadi bilang tidak tahu", ujar Ian menirukan Sai dengan nada tinggi.
" Jadi bagaimana, jawab Ian. Memang aku tidak tahu dia di mana, kok. sejak tadi aku tidak melihat dia (Motel), ya aku tidak tahu lah, kalau si Motel sedang tidur di dalam rumahku," jawab Ian membela diri.
Karena mendapat jawaban yang kurang memuaskan, dan terkesan menutupi keberadaan Motel, maka Sai pun memaki-maki Ian, dan menantang untuk berkelahi.
Ketika mereka sedang cekcok mulut, datanglah adiknya Sai, yakni Fauzi. Melihat abangnya bertengkar, lantas Fauzi pun ikut-ikutan memaki Ian, dan langsung memukulnya. Tak ayal lagi, Ian pun dikeroyok abang beradik, dan menjadi bulan-bulan kedua pelaku itu.
Akibat dikeroyok Sai dan Fauzi, Ian pun mengalami luka-luka, dan dibenarkan Zetra dan Fajar, dua saksi mata yang melihat langsung pengeroyokan itu didepannya.
Dalam peristiwa pengeroyokan itu, Ian mengalami luka gores pada bagian alis mata sebelah kiri, dan memar di bagian mata sebelah kirinya. Sedangkan bagian tengkuknya, juga terlihat luka goresan, dan lecet-lecet.
Sementara rusuk kirinya, terlihat bengkak dan membiru, akibat terjangan abang beradik yang menganiayanya itu.
Karena tidak berdaya menghadapi, dan dihajar dua bersaudara, maka Ian pun memilih menempuh jalur hukum, dan mendatangi Mapolsek Patumbak, bersama dua saksinya, Zetra dan Fajar, untuk membuat pengaduan.
" Saya meminta kepada polisi, agar segera menangkap dan memenjarakan kedua pelaku itu," ujar Ian Nasution.
Kanit Reskrim, Iptu Fery Husnadi mengaku telah menerima pengaduan dari Ian Nasution. Dan pihaknya akan memproses segera laporan korban.
" Kita lihat nanti, kalau keterangan Visumnya jelas dan meyakinkan, tentu saja pelakunya akan segera kita tangkap, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya itu," pungkas Fery. (Red)
Poto ilustrasi