Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Medan, INTAIKASUS.COM – Sudah tak asing lagi, peristiwa kejahatan kerap terjadi di gerai Indomaret Kota Medan Sekitarnya. Kali ini giliran Indomaret Perum Bougenville yang terletak di Jalan Sei Mencirim, Sunggal, Deliserdang, yang menjadi sasaran empuk para penjahat, Minggu (4/10/2015) pagi sekira pukul 06.50 WIB.

Dari informasi yang dihimpun di Mapolsek Sunggal, pagi itu Tengku Zuliani (21) dan Wulan (18) warga Binjai, melakukan aktifitas seperti biasa, membuka toko Indomaret di pagi hari. Naas, beberapa menit membuka toko muncul dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU warna merah, langsung masuk kedalam toko dan menutup seluruh pintu toko yang sudah dibuka oleh kedua karyawan tersebut.

Dengan menggunakan diduga pistol, Zuliani yang menjabat sebagai Merchandiser (MD), dipaksa oleh salah seorang pelaku dengan ciri-ciri memakai helm merk ltd warna biru, menggunakan masker, mengenakan jaket kain warna hitam, dengan ciri-ciri tinggi badan 162cm, untuk membawa kunci brangkas toko kelantai dua untuk membuka brangkas dan mengambil seluruh uang yang ada didalamnya.

Sementara itu, dengan mengancungkan sajam jenis golok, Wulan yang menjabat sebagai Kasir, tetap berada dibawah tanpa bergerak sedikit pun. Tak butuh waktu lama, keduanya pun berhasil mendapatkan uang tunai Rp 27,8 juta dari dalam brangkas dan dimasukkan kedalam tas ransel yang dibawa oleh pelaku.

" Kemarin pagi bang, kami baru aja buka toko dan masuk kedalam. Tiba-tiba aja mereka dari pintu depan masuk kedalam nyelonong dan menutup pintu besi toko dari dalam bang. Aku langsung ditariknya keatas dan disuruhnya bawa kunci brangkas.

Diatas, aku dipaksa mengeluarkan semua isi uang dan dimasukkan kedalam tas ransel yang dibawanya," terang Zuliani kepada wartawan.
Sebelum pergi meninggalkan toko, kedua pelaku mengurung kedua gadis cantik ini didalam kamar mandi dan menguncinya dari luar.

Disaat yang bersamaan, ketika membuka pintu toko kedua pelaku berpapasan dengan M. Fakri (19) warga Jalan Sunggal, Medan Sunggal, dan sempat berbicara dengan salah seorang pelaku. " Pas aku ketok-ketok pintu, tiba-tiba aja pintunya terbuka bang.

Dan salah satu dari mereka yang memakai helm ltd warna biru, ngaku orang EDP (IT Komputer). Gak lama, mereka buru-buru kabur bang. Aku pun terbodoh," beber Fakri kepada wartawan.
Setelah kedua pelaku pergi, Fakri mendengarkan suara teriakan dari belakang toko, tepatnya kamar mandi belakang.

Penasaran, Fakri pun mendatangi sumber suara itu, dan menemukan kedua rekannya dikurung didalam kamar mandi. Tanpa basa-basi, Zuliani langsung menghubungi Supervisiornya atas peristiwa yang mereka alami. Usai mengurus surat kuasa keterangan dari PT. Indomarco Prismatama, keduanya pun mendatangi Mapolsek Sunggal, Senin (5/10/2015) sore sekira pukul 16.00 WIB, guna melaporkan peristiwa yang mereka alami.

" Rekaman CCTV kami rusak bang, makanya gak bisa melihat rekaman ulang peristiwa semalam," ucap Zuliani.
Sementara itu, pantauan wartawan di Mapolsek Sunggal, tampak kedua karyawan masih dalam pemeriksaan diruang penyidik. (Red)







Leave A Reply