Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
RANTAUPRAPAT, INTAIKASUS.COM - Seorang ibu mengaku dikeroyok 4 orang kolektor karyawan PT ITC Finance Rantauprapat yang merampas paksa sepeda motornya di Jalan SM Raja Rantauprapat, Jumat (16/10) pagi, sekitar pukul 10:00 WIB.

Tak terima tindakan 4 kolektor itu, korban Sericelita Rambe (40), warga Jalan Aek Matio Rantauprapat, langsung membuat laporan pengaduan ke Mapolres Labuhanbatu.

Kepada wartawan, korban Sericelita mengatakan, kejadian itu berawal saat dirinya baru saja tiba di lokasi tempatnya bekerja, yakni disalah satu toko penjual barang elektronik di kawasan Jalan SM Raja Rantauprapat.

Korban yang saat itu menunggangi sepeda motor Honda Revo BK 5525 YAN, tiba-tiba saja disergap oleh 4 orang pria yang mengaku sebagai kolektor ITC Finance Rantauprapat.

" Keempat kolektor itu pun mengaku akan menarik paksa kereta Revo yang kutunggangi karena telah 3 bulan menunggak cicilan pembayaran. Tanpa basa-basi, mereka langsung mencoba merampas kunci kontak dari tanganku," jelasnya.

Namun ibu 6 anak itu mengaku berontak, dengan tetap mempertahankan kunci kontak sepeda motor itu digenggaman tangannya.

Ketika itulah, keempat kolektor ITC tersebut melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

" Tanganku ditarik-tarik mereka. Ini akibatnya, tanganku terluka goresan bekas cakaran. Tapi saat itu aku tetap bertahan memegang kunci itu," terangnya.

Meski gagal merampas kunci kontak tersebut, keempat kolektor itu rupanya tak kehabisan akal. Mereka, kata Sericelita, malah mengangkat dan menaikkan sepeda motor Revo yang ditungganginya itu keatas satu unit becak bermotor yang telah disediakan.

" Setelah menaikkan kereta itu keatas beca, mereka pun pergi begitu saja," ungkapnya. Pasca kejadian itu, lanjut Sericelita, dirinya pun langsung membuat laporan pengaduan ke Mapolres Labuhanbatu atas tindakan perampasan dan penganiayaan yang dilakukan 4 kolektor karyawan ITC Finance tersebut.

" Laporannya sudah diterima dengan nomor LP/1714/X/2015/SU/RES-LBH. Dan saya punya bukti rekaman kamera cctv. Karena saat aksi itu mereka lakukan, semuanya terekam kamera pengintai toko elektronik tempat saya bekerja," pungkasnya.

Kepala SPK B Polres Labuhanbatu Aiptu Suheri yang tampak terjun langsung ke kantor PT ITC Finance Rantauprapat mengaku akan memproses laporan nasabah perusahaan pembiayaan tersebut.

" Ya, kita sarankan buat laporan ke SPK, dan akan kita proses," ujarnya. (Brg)










Leave A Reply