Poto ilustrasi
Medan, INTAIKASUS.COM - Maura Meralda Harahap (19) tergesa-gesa mendatangi Polresta Medan. Remaja ini tinggal di Komplek Tasbih Blok AA No40 ini mengaku hendak melapor karena dirinya ditipu calo.
Saat ditemui media ini di piket Sat Reskrim Polresta Medan, korban mengaku awalnya datang ke Sat Lantas bersama rekannya. Setibanya di Sat Lantas, dua orang pria diduga calo menemui korban.
" Saya enggak tanda siapa mereka bang. Awalnya mereka menawari saya untuk mengurus SIM," kata remaja bertubuh tinggi semampai ini, Rabu (7/10/2015) sore.
Awalnya, korban menolak untuk memberikan uang. Ia kemudian melangkah masuk ke halaman Sat Lantas. " Pelakunya ini terus memaksa bang. Katanya begini, nanti kalian enggak bisa ngurus. Ya, kami kan takut bang," katanya.
Karena tak pernah mengurus SIM, remaja yang kuliah di USU ini kemudian memberikan uang kepada kedua pelaku.
Mereka pun disuruh mengambil formulir di dalam kantor Sat Lantas.
" Pas kami ambil formulir, kok bayar lagi. Saya pun keluar bang. Rupanya mereka sudah kabur," kata korban yang mengaku akibat kejadian ini mengalami kerugian Rp300 ribu," bebernya. (Mls)