Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Medan, INTAIKASUS.COM -Seorang nenek diseret dan dimasukkan ke dalam got oleh petugas Satpol PP Deliserdang saat penertiban pasar tradisional di Delitua, Rabu (14/10/2015).
Nenek yang bernama Rudang Bukit (70), diseret dan dimasukan ke dalam parit oleh petugas Satpol PP yang bernama Kasida Damanik.


Akibat perlakuan tidak manusiawi itu, Nenek Bukit luka pada bagian lututnya dan bermandikan air parit.
" Enggak ada nurani mereka. Diseret-seret aku sampai masuk parit. Aku cuma nyari makan di sini. Dimanalah kami rakyat kecil bisa hidup?" katanya.
Dua pedagang lain, Rosalina Kaban dan Vera Novianti, juga mengalami perlakuan kasar.


Kedua wanita itu mengaku telah ditinju Satpol PP di wajah. Sebagai bukti, mereka menunjukkan wajah mereka yang memar.
" Sudah dari semalam mereka mau menggusur pajak. Hari ini aku ditinju petugas Satpol PP yang lupa kalau dia lahir dari perut perempuan," kata Rosalina. Penggusuran yang melibatkan anggota Koramil 15 DT dan Polsek Deli Tua ini dilakukan sebab para pedagang menggelar barang dagangan dibadan jalan sepanjang sekitar 300 meter.


Kabid Penindakan Satpol PP Deli Serdang, Suryadi, mengatakan, ulah para pedagang membuat jalan macet. " Biasalah penertiban untuk pedagang kaki lima yang nakal. Mereka juga sudah disediakan lokasi baru. Sebab, sasarannya pedagang yang berjualan di badan jalan, trotoar maupun di atas parit.


Mereka jelas mengganggu ketertiban umum. Dalam penertiban yang kami lakukan, masyarakat pasti banyak yang senang, sebaliknya para pedagang ada yang kesal dan mengumpat," ujarnya. Terpisah,
Sekretaris Camat Wahyu R mengatakan," penertiban dilakukan karena di sekitar lokasi itu akan dibangun taman kota.
"Penertiban rencananya akan ada pembangun taman kota untuk memperindah pajak Deli Tua, sekaligus mengantisipasi para pedagang yang selalu menggunakan trotoar sebagai tempat jualan mereka.


Bangunan taman akan dibuat tinggi agar tidak dapat ditempati para pedagang untuk berjualan. Akan kami tanami berbagai jenis tanaman bunga," ucapnya. (Mls)
Leave A Reply