Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

(Ilustrasi)

Medan, INTAIKASUS.COM – Warga Jalan Seksama, Kecamatan Medan Amplas, tepat dibelakang Pasar Simpang Limun, Sabtu (24/10/2015) pukul 21.00 WIB, jadi mencekam.
Pasalnya, kedua kelompok OKP (Organisasi Kepemudaan) dengan menggunakan senjata tajam bentrok.
" Tadi memang ada ramai-ramai di sini, sempat terjadi bentrok, bawa senjata tajam. Tapi Polisi langsung meluncur mereka bubar," kata Pak Rahem salah satu warga sekitar kepada awak media ini.

Akibat kejadian itu, meja pedagang berada di Jl seksama hancur porak-poranda akibat bentrok.
" Ini meja pedagang hancur dibuat mereka," sambut pak Dedi.
Sementara itu, Ibrahim mengatakan peristiwa bentrok antara dua OKP (Organisasi Kepemudaan) tidak berlangsung lama.

" Sebentar aja perangnya sudah seram mereka, apa lagi kalau sudah jadi perang, meja lontong ku sering aku jadikan untuk mencari nafkah pun hancur di buat mereka," kesal Ibrahim dengan menunjukan meja kedai lontongnya.

Bukan hanya Ibrahim, para masyarakat sekitar mengaku sudah biasa melihat hal seperti ini.
" Sudah biasa ramai-ramai di sekitaran jalan ini dek, tapi memang mereka sempat perang untung polisi cepat datang guna membubarkan mereka," sambut warga masih berkumpul dilokasi kejadian sembari berharap pihak berwajib kedepannya setiap harinya berpatroli dikawasan mereka.

Seraya menambahkan Iya jangan lah ini berulang terjadi bang, gak nyaman kami nanti, kami pun berharap setiap malam polisi ada yang berpatroli dikawasan ini," tutup mereka.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi mengatakan kalau kedua kelompok tersebut belum sempat bentrok." Tadi memang ada ramai-ramai di sekitar sini dan mereka ingin perang antar kedua kelompok ini. Namun kita cepat datang untuk bubarkan mereka," bantahnya.

Lanjut Martualesi, melihat petugas kepolisian para pemuda itu berlarian membubarkan diri." Tidak satu pun dari mereka yang kita amankan, dan korban mengalami kerusakan bila keberatan buat laporan saja. korban jiwa pun tidak ada, kini kita masih menjaga TKP untuk mengantisipasi kejadian yang tak di inginkan," tandasnya. (Red)

Leave A Reply