Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Medan, INTAIKASUS.COM – Kontraktor CV Chintya Agung, Mhd. Yusuf atau yang juga sering mengaku bernama Tengku Mhd. Yusuf ketika dikonfirmasi adanya indikasi korupsi pada pembangunan proyek peningkatan dan pengerasan jalan di Afdeling II dan III serta IV dan VI milik PTPN4 mengaku tidak gentar samasekali lantaran dirinya dikenal baik oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Mhd Yusni SH MH dan Asisten Intelijen Kejatisu, Nanang.

" Sampaikan salam saya sama asintel dan kajati sumut. kenal baik asintel dgn yusuf dan sempat pula saya baca berita kalian," inilah bahasa arogansi Mhd. Yusuf yang mengaku-ngaku dikenal baik oleh para petinggi di Kejatisu kepada kru Media ini.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Divisi Investigasi Lembaga Sentral Informasi Pelanggaran Hukum Indonesia (SIPHI), Rudi HW Silitonga ST, meminta agar Kejaksaan Tinggi Sumtera Utara segera mengklarifikasi atas ucapan, Mhd.Yusuf tersebut, karena telah mencemarkan nama baik para penegak hukum di Sumatera Utara ini.

" Kejatisu harus segera memberikan klarifikasi atas pengakuan yang diduga bohong tersebut. Sebab ini sama saja dengan mencemarkan nama baik para penegak hukum bilamana benar ada manusia-manusia yang terduga melakukan korupsi dekat dengan aparatur hukum," tegas Rudi.

Masih berkaitan dengan pengakuan Mhd.Yusuf tersebut, Mhd Suhaji selaku Ketum LSM Kommpas (Komunitas Masyarakat-Mahasiswa Pengiat Anti Korupsi), sangat prihatin bilamana ada pihak yang diduga tersangkut kasus korupsi dengan lantang dan berani mengaku-ngaku dekat dengan pihak Kejaksan.

Ia juga menyesalkan bilamana pihak Kejatisu tidak memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku koruptor yang tidak segan-segan mengaku dan mengatakan dekat dengan Aparatur Kejaksaan.

" Mengaku-ngaku inikan bisa saja, tapi tidak logis dan sangat berani bila pengakuan itu disampaikan selagi dirinya ada kaitan dengan perkara atau kasus korupsi. Kalau itu terjadi sudah seharusnya pihak Kejaksaan mengambil tindakan tegas kepada orang tersebut," ujar Mhd. Suhaji.

Sementara itu, Kasipenkum Kejatisu, Chandra Purnama SH yang dikonfirmasi awak media ini berkaitan dengan pengakuan Mhd. Yusuf dekat dengan Kajati dan Asintel berakhir dengan "Berang". Sembari menunjukan nada marah, Chandra mengatakan bisa-bisa saja orang tak dikenal itu mengaku-ngaku dekat dengan pihak Kejaksaan, namun pada kenyataannya tidak ada samasekali.

" Ya bisa-bisa saja dia mengaku seperti itu untuk membela diri. Akupun bisa ngaku-ngaku dekat dengan para ketua-ketua atau petinggi lainnya. Jadi nggak benar itu. Saya juga sudah koordinasi dengan pak asintel dan kajati berkaitan dengan pengakuan Mhd. Yusuf itu.

Kalau bisa kirim aja data dia itu sama kita biar kita proses," tegas Chandra yang terdengar berang seraya akan mencaritau siapa Mhd. Yusuf tersebut, bersama dengan kasus penyimpangan proyek yang sudah dilakukannya. (Red)

Leave A Reply