Adapun kutipan turut berduka cita beredar seperti berikut. " Telah berpulang ke rahmatullah Abangda kita Mukhtar Yakub (Tokoh Aceh Sepakat - Medan) beserta istri dan seorang cucu laki-laki siang ini setelah terjadi perampokan di kediaman beliau di Jl Sei Padang no. 143 Medan.
Mohon doa kita agar almarhum dan keluarga diampuni segala dosanya. Dan tolong disampaikan pada sahabat lainnya. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," Satu diantara masyarakat Aceh yang menerima pesan tersebut Naidi Faisal, dosen, prodi Ilmu Politik, Universitas Malikussaleh, Aceh.
Ia menerima ucapan berduka cita dari sesama dosen Unimal yang pernah kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU).
" Saya tidak mengenal dekat Mukhtar Jacob. Saya kenal Pak Mukhtar Yakub diorganisasi dan senior dalam organisasi," ujarnya kepada wartawan.
Dia menambahkan, beberapa tahun lalu dikenalkan Mukhtar Yakub dari sesama dosen Universitas Malikussaleh Aceh, DR Muhammad Daud Nurdin. Selama ini, lanjut Naidi, Mukhtar Yakub menjabat berbagai organisasi di Sumatera Utara, sehingga tidak sedikit akademisi Aceh kenal dekat.
" Setahu saya Pak Mukhtar Yakub pernah menjadi Ketua Aceh Sepakat Medan dan pengurus Ikatan Pelajar Tanah Rencong (IPTR). Saya berharap pelaku perampokan segera ditangkap polisi," katanya.
Terpisah. Sebelumnya, Rosnita kerabat, korban pembunuhan pasangan suami-istri Mukhtar Yakub dan istrinya Nurhayati alias Yati mengatakan, Mukhtar Yakub sudah lama tinggal di Jalan Sei Padang, Lingkungan V, Medan Selayang dan pensiunan PT Andalas.
" Yang saya tahu Bapak Mukhtar Yakub pensiunan PT Andalas. Perusahaan semen itu. Sudah lama tinggal di sini, saya tahu kabar meninggal baru saja. Makanya kemari, keluarga belum ada masuk dan masih panik," ujarnya saat ditemui di Tempat Kejadian, Jumat (23/10/2015) sore.