Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Poto ilustrasi
Medan, INTAIKASUS.COM - Dengan wajah kesal, Maura Meralda (19) seorang Mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU) bersama temannya mendatangi Polresta Medan. Pasalnya ia menjadi korban penipuan calo SIM yang kerap beraksi di Satlantas Polresta Medan, Rabu (7/10) sore. Akibatnya, korban mengalami kerugian uang DP pembuatan SIM A Rp 300 Ribu.


" Awalnya saya sama teman tadi mau ngurus SIM A. Lalu ada tukang parkir situ menawarkan pembuatan SIM baru. Karena tertarik ya saya setuju saja," ujar Maura saat ditemui di Mapolresta Medan, Rabu (7/10) sore.


Lalu pelaku membawanya kedepan kantor Camat Medan Timur. Saat itulah pelaku meminta uang dan data diri korban.
" Diwarung depan kantor Camat Medan Timur saya serahkan uang dan identitas saya. Tapi setelah saya tunggui, calo itu gak datang-datang bang," ucapnya terlihat kesal.


Kemudian Maura menjelaskan bahwa saat itu ia sempat menolak namun pelaku terus memaksanya untuk mengurus SIM A tersebut.
" Saya sudah sempat menolak membuat SIM A sama dia, tapi dipaksanya terus saya. Karena saya setuju, ya dia minta uang DP untuk ambil formulir Rp 120 ribu, dan lain lain. Jadi totalnya Rp 300 ribu," terang Maura.


Maura juga mengatakan ia tidak mengetahui nama pelaku. Namun pada saat kejadian pelaku menggunakan kaos puih dan Topi putih.
" Orangnya agak hitam-hitam bang. Untungnya saat sebelum pelaku pergi, saya sempat memfoto pelaku bang," terangnya.


Karena yakin menjadi korban penipuan calo SIM, akhirnya ia pun melaporkan kasus tersebut ke Polresta Medan dengan Nomor STTLP/2789/K/X/2015/Resta Medan.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pihaknya akan melidik kasus tersebut.
" Akan kita lidik," ujar Aldi singkat. (Brg)
Leave A Reply