Kedatangannya mau melaporkan jambret yang berhasil membawa kabur tas miliknya yang berisi KTP, handphone Blackberry, buku tabungan Bank Mandiri, Bank Niaga, Bank Mega, kartu kredit Citibank, uang Rp1 Juta, buku Al Kitab dan ATM BCA, Selasa (27/10) sore.
Diceritakannya, usai membuat laporan di SPKT Polsek Medan Baru, malam itu Senin (26/10), dia bersama tantenya hendak pulang menuju rumahnya di jalan Puskesmas 2 menumpangi betor (becak bermotor). Dalam perjalanan melewati Jalan Mongonsidi, Kec. Medan Baru tepatnya di depan KFC Walikota.
Tiba- tiba 2 pelaku jambret mengendarai kreta Vixion memepet mereka. Seketika, salah satu pelaku jambret yang berada di boncengan menarik tas milik Erwina. Tarik menarik antara korban dan pelaku sempat terjadi, namun tenaga ibu yang sedang hamil tua ini tak sanggup mempertahankan tasnya dari tangan pelaku. Namun akhirnya, tas putri seorang Pamen (Perwira Menengah) Polri ini pun berhasil di bawa kabur kedua pelaku jambret itu.
" Kami baru pulang kebaktian bang, udah mau sampe rumah padahal. Tapi dua pelaku mukak seram itu merampas tas ku dari atas becak motor, aku sempat melawan untuk mempertahankan tasku, tapi karna aku lagi mengandung, ga sanggup aku melawannya, akhirnya kulepas sajalah tas ku itu dari pada aku terjatuh dari becak, " ucapnya sembari mengatakan AKBP Romel Nainggolan yang pernah menjabat Kanit Sabhara Polsek Medan Baru, Kapolsek Kutalimbaru adalah Ayah Kandungnya.
Tak mau kehilangan barang miliknya begitu saja, korban bekerja di Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta bagian makanan para narapidana, didampingi adiknya akhirnya membuat laporan pengaduan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Medan Baru.
Sementara itu, Adik kandung korban T Nainggolan mengaku mendapat sebuah sms dari seorang pria yang mengaku sebagai pelaku perampok kakaknya, dalam sms itu tertulis. " berapa PIN BCA nya biar bisa kupulangkan isinya kecuali uang kuambil. Semua ini kami serahkan kepada pihak berwajib ," katanya sembari memperlihatkan sms siluman itu .
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Adhi Putranto membenarkan telah menerima laporan korban. " Laporan sudah kita terima, akan ditindak lanjuti laporannya," pungkasnya. (Red)