Medan, INTAIKASUS.COM - Alexander Gunawan (41) warga Jalan Besar Tembung, Desa Bandar Kalipah, Kec. Percut Seituan menjadi korban perampokan empat pria dengan bersenjata tajam dan senjata api di Jalan Cemara, Desa Sampali, Percut Seituan, Jumat (6/11/2015).
Alex mengatakan, awalnya ia berangkat kerja ke Pasar Ikan Cemara pagi dini hari. Dalam kondisi jalan yang gelap, sepi penduduk dan minim lampu penerang jalan, tiba-tiba dirinya dihampiri dua pemuda tak dikenal. Alex sontak terkejut tatkala seorang di antaranya menodongkan pisau ke lehernya.
" Pas kejadian itu aku mau pigi (pergi) kerja. Setelah itu, tiba tiba aku dipepet dua orang. Orang itu langsung mengancam pakai pisau ke leher ku," sebut Alex. Dia mengaku sempat memohon ampunan dari dua begal itu supaya sepeda motornya tidak dirampas. Namun dua begal itu mengancam akan membunuh Alex bila tak segera menyerahkan sepeda motor miliknya.
" Ku bunuh kau ya, ku bunuh kau," kata Alex menirukan ucapan seorang begal. Tekanan pisau kepada Alex semakin bertambah kuat. Tak berselang lama dua lelaki lainnya datang mengendarai sepeda motor. Satu di antaranya langsung mendekati Alex sembari menodongkan pistol.
" Gak lama dari pemepetan yang pertama, datang lagi dua orang. Satunya megang pistol mendekat lalu menodongku," ungkap Alex. saking takutnya, Alex lari sekencang-kencangnya meninggalkan sepeda motornya. " Dari jauh kulihat sepeda motorku itu dibawa mereka berempat. Sedih kali rasanya. Aku capek kerja, bayar kredit, malah dirampok. Padahal itu udah mau lunas," ucap Alex.
Kapolsekta Percut Seituan, Kompol L. Zendrato mengatakan kasus ini sudah diketahui pihaknya. Namun belum ada masuk laporan dari Alexander. Masih dibutuhkan bukti-bukti yang kuat guna pengusutan lebih lanjut.
" Soal kasusnya, sebenarnya sudah ada kami ketahui. Ini masih menunggu laporan korbannya," pungkas Zendrato. (Znl)