Akibatnya, wanita berkulit putih berambut panjang ini mengalami patah tulang pada bagian pinggang dan kaki kanan. Dewi kemudian dilarikan ke RSUD Dr Pirngadi Medan untuk mendapat pertolongan.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, semula Dewi sedang beristirahat di kamar kosnya yang ada di lantai dua. Namun, tiba-tiba WR datang sembari berlari menuju ke kamarnya.
" Entah darimana datangnya, tiba-tiba dia mau masuk ke kamar saya. Kebetulan pas pula enggak terkunci. Itulah langsung saya tahan pintunya. Tapi, dia terus memaksa masuk," ungkap Dewi saat diwawancarai wartawan.
Karena kalah tenaga, pelaku pun berhasil masuk. Selanjutnya, pelaku langsung memeluk korban dari belakang. Spontan saja, korban pun berteriak.
" Karena dipeluknya, saya langsung teriak dan berontak. Terus saya lari keluar dan lompat," jelas Dewi.
Melihat korban melompat, pelaku pun panik. Dia bersembunyi di toilet kamar kos korban. Sementara korban terkapar dan merintih kesakitan sembari berteriak minta tolong. Penghuni kos dan warga yang mendengar teriakan korban, langsung berdatangan. Warga pun berhasil mengamankan pelaku, sedangkan korban dibawa ke RSUD Dr Pirngadi Medan untuk diberikan pertolongan.
Pelaku yang berhasil diamankan warga, berusaha meloloskan diri. Pelaku pun menipu warga dengan berpura-pura mau ke rumah sakit untuk mengobati korban. Namun, setelah dicari tahu warga dari korban ternyata pelaku tidak ke rumah sakit melainkan kabur.
Warga pun memberitahu petugas Polsek Medan Timur. Petugas yang datang kemudian melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku.
Menurut Dewi, saat kejadian itu di tempat kosnya sedang sepi. Sebab, teman-temannya pergi bekerja. Ia mengetahui siapa pelaku yang hendak menyetubuhinya. Akan tetapi, dirinya tak begitu mengenal dekat sosoknya.
" Pelakunya ini memang satu kampung sama saya pak, tapi saya enggak begitu kenal sama dia," ujar korban.
Dewi mengaku kenal dengan pelaku disaat tinggal di tempat kos sebelumnya. " Saya ketemu dia sewaktu kos di depan gang dekat sini juga. Tapi, saya enggak pernah ngobrol sama dia. Itulah entah kenapa dia datang ke tempat kos saya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Medan Timur Ajun Komisaris Polisi Alexander Piliang yang turun ke lokasi mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pengejaran dilakukan ke tempat kosnya.
" Setelah mengetahui ciri-ciri pelaku dan tempat tinggalnya, kita melakukan pengejaran ke tempat kosnya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Kita pun menggerebek tempat kosnya," kata Alexander.
Saat digerebek, lanjut Alexander, pihaknya belum berhasil mengamankan pelaku. Pasalnya, pelaku tak bersembunyi di tempat kosnya. " Kita hanya mendapati keluarganya saja, sedangkan pelaku masih dikejar," sebut mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru ini.
Menurut Alexander, pihaknya telah menyebar anggota untuk mengejar pelaku dan mudah-mudahan dapat segera ditangkap. " Masih kita telusuri keberadaannya dengan meminta keterangan keluarga pelaku," pungkasnya mengakhiri. (Red)