Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyambangi Gedung DPR RI untuk melakukan tes urine terhadap anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tes urine ini memang sempat disarankan untuk dilakukan oleh semua fraksi setelah mencuatnya kasus Ivan Haz.

Kasi Lingkungan Kerja BNN Nining Sulastri menjelaskan, tes dilakukan atas permintaan Fraksi PKS. Dalam daftar ada sebanyak 40 anggota DPR, 24 staf ahli yang akan dites.

"Hasilnya besok, nanti disampaikan ke pimpinan, termasuk ke pimpinan kami," kata Nining di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/2/2016).

Nining menyebutkan beberapa nama sudah menjalani tes urine yakni Hidayat Nur Wahid, Jazuli Juwaini, Almuzzammil Yusuf, A Junaidi Auly, Ecky Mucharam, dan Abdul Kharis Almasyhari.

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan, tujuan dilakukannya tes urine sebagai langkah untuk ikut mengatasi bahaya narkoba. Bahkan, banyak pihak yang menganggap narkoba lebih berbahaya dari terorisme.

"Kita ingin serius berantas narkoba di Indonesia, ini darurat narkoba. Bahkan bahayanya lebih sadis dari teroris, bertahap tapi pasti memburu jiwa raga dan fisik bahkan peredaran melalui lapas-lapas," tegasnya.

Jazuli kemudian mengajak fraksi lainnya untuk segera melaksanakan tes urine agar tak ada lagi kecurigaan masyarakat tentang adanya wakil rakyat yang terlibat masalah narkoba.

"Harapannya di DPR tidak ada yang terlibat narkoba, baik pemakai maupun pengedar. Itu harapannya semoga jadi kenyataan," sebutnya. (Net)

Leave A Reply