INTAIKASUS.COM - 12 jenazah korban jatuhnya Helikopter Bell 412 ED di perkebunan Kasiguncu, Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, rencananya bakal diidentifikasi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, hari ini.
Dari pantaun di lokasi, hingga kini sejumlah personel korps militer telah bersiaga di sekitar RS Polri.
"Kita masih tunggu. Jenazah berangkat dari jam 12.00 WITA," ujar Kepala instalasi forensik RS Polri AKBP Jayus Suryanta saat dikonfirmasi awak media, Senin (21/3/2016).
Jayus menambahkan, setiap jasad itu nantinya akan melalui tahapan yang sama, yakni diidentifikasi ante mortem dan post mortem. Sebab itu, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pendataan.
"Nanti semua lewati prosedur ante mortem dan post mortem. Sampai saat ini kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk data-data," imbuhnya.
Meski semua jasad nantinya sudah dikenali, Jayus menyebut proses identifikasi melalui ante mortem dan post mortem sudah menjadi standar DVI internasional dan nasional. Namun, ia mengaku belum ada pihak keluarga yang menyerahkan data ante mortem ke RS Polri.
"Sekalipun dikenali juga tetap harus dan itu sudah prosedur DVI internasional dan nasional. Sampai saat ini saya di posko mortem belum ada keluarga," sambungnya.
Seperti diketahui, helikopter TNI AD mengalami kecelakaan Minggu kemarin sekira pukul 17.55 WITA saat akan mendarat di stadion Poso. Adapun korban meninggal dunia yaitu Kolonel Inf Saiful Anwar, Kolonel Inf Heri, Kolonel Inf Ontang RP, Letkol Cpm Tedy, Mayor Inf Faqih, Kapten Yanto, Prada Kiki, Kapten Cpn Agung, Lettu Cpn Wiradi, Letda Cpn Tito, Serda Karmin, Sertu Bagus, dan Pratu Bangkit. (Net)