INTAIKASUS.COM - Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan kerja agar terjamin keselamatan. Hal ini dapat terlaksana jika unsur dalam perusahaan berkomitmen melaksanakan upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dan menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi pasar bebas Negara Asia Tenggara yakni Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah dimulai tahun ini. Membudayakan K3 dalam setiap aktifitas masyarakat dan menjadikan K3 sebagai salah satu faktor peningkatan daya saing.
Himbauan ini disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) Darma Wijaya sebagai Pembina Upacara Bulan K3 saat membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI M. Hanif Dhakiri ketika membuka Pencanangan Bulan K3 Tingkat Kabupaten Sergai di lapangan Sei Bamban Estate, Selasa (8/3/2016).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kajari Sei Rampah Erwin Panjaitan SH, Wakapolres Sergai Kompol I Ginting, para Kepala SKPD, Camat Sei Rampah Drs. Dimas Kurnianto SH, Camat Sei Bamban Doni Imran Fauzi SE serta pimpinan maupun karyawan berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Swasta di Kabupaten Sergai.
Lebih lanjut Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri berpesan agar kegiatan K3 tidak hanya dibutuhkan oleh tenaga kerja perusahaan saja, tetapi orang lain yang juga berada di luar sektor tersebut. Hal ini senada dengan tema yang diusung pada tahun 2016 ini yakni "Tingkatkan Budaya K3 untuk Mendorong Produktivitas dan Daya Saing di Pasar Internasional". Tema ini berkaitan juga dengan ditetapkannya MEA akhir tahun 2015 lalu.
Oleh karenanya dengan kondisi apapun, K3 wajib untuk dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku baik standar nasional maupun internasional terlebih di era global dimana standar K3 menjadi salah satu aspek penting dalam persaingan.
Untuk mendukung terlaksananya K3 secara seragam dan serentak dalam rangka menjamin keselamatan tenaga kerja dan lingkungannya, pengoperasian peralatan secara aman dan efisien, sangatlah strategis jika dalam seluruh perusahaan dapat diwujudkan gerakan K3 di Indonesia, pungkas Hanif Dhakiri.
Kegiatan bulan K3 diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada 22 perusahaan di Kabupaten Sergai yang dinilai telah berhasil melaksanakan pembinaan program norma K3 tanpa kecelakaan atau Zero Accident.
(Mls)