INTAIKASUS.COM - Sejumlah petinggi PT Pertamina menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan mereka untuk menghadiri rapat bersama dan membahas kajian pengelolaan minyak dan gas (migas) di sektor hulu hingga hilir.
Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, pihaknya melakukan audiensi dengan pimpinan KPK, Agus Rahardjo Cs dalam rangka meminta dukungan lembaga antirasuah untuk mengawal perbaikan sistem di perusahaan pelat merah tersebut.
"Jadi misalnya dalam proses pengadaan dalam pengendalian arus minyak, kemudian pelaksanaan proyek, kontrak-kontrak dengan pihak lain dan sebagainya. Saya kira itu hal-hal yang Pertamina butuh support," kata Dwi di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2016).
Menurut Dwi, bentuk dukungan yang nanti diberikan KPK bisa berupa pendampingan ketika melakukan kegiatan-kegiatan jual beli migas. Pengawalan lembaga antikorupsi ini yang nantinya bisa menghindari kesalahan yang mengarah ke tindak pidana korupsi.
"Tentu saja hal-hal yang berkaitan dengan arus barang misalnya arus minyak, gas, bagaimana material-material balance-nya kemudian aspek pengadaan kemudian aspek yang berkaitan dengan transaksi kontrak-kontrak kerja sama dan sebagainya,"pungkasnya. (Net)