Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Gilang Anugrah (23) warga Pasar 1 Tembung, Gang Kino, Kecamatan Percut Sei Tuan, terpaksa mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan, Kamis (3/3/2016) sore.

Kedatangan sang supir odong-odong ini ke kantor polisi karena ingin melaporkan, Asnan Sembiring (55) warga Jalan Pasar 9, tak jauh dari Jalan Rel, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang telah meninju wajahnya hingga bengkak. Ceritanya, sore itu, korban sedang membawa carteran dari Jalan Pasar 2 Tembung menuju Rahmad Galery di Jalan S. Parman, Medan.

Namun ditengah perjalanan ke tujuan, tepatnya di Jalan Letda Sujono, sebelum tol Balmera, odong-odong yang dikendarai korban terjebak macet. Ditempat serupa, datang mobil Angkot Wulan yang juga dari arah Tembung menuju Medan datang terburu-buru dan mengklakson angkotnya, bertujuan agar odong-odong korban cepat menyingkir. Karena tak bisa bergerak, korban tak menghiraukan klakson Angkot yang ternyata dikendarai oleh Asnan Sembiring, yang ternyata orang yang dikenal korban.

"Aku dari Pasar 2 menuju Jalan S. Parman. Pas di dekat tol Bandar Selamat, Angkot dia terus mengklaksonku. Aku kenal orangnya. Bagaimana aku mau ngasih jalan bang, disebelahku ada becak bang, terpaksa lah aku tetap pada jalurku," Ujarnya.

Rupanya Asnan marah dan langsung turun dari angkotnya. Tanpa basa-basi, Asnan lantas memberikan tinjunya ke muka korban. Beruntung korban tak membalas karena kondisi keramaian di jalanan.

"Memang sempat ku bilang, "Kalau mau cepat, lewat dari atas" terus dia turun dan langsung menumbuk mukakku," katanya dengan kesal.

Selanjutnya, pelaku pergi meninggalkan korban yang merintih kesakitan. Usai mengantarkan penumpangnya, korban pun mendatangi Polsek Percut Sei Tuan guna melaporkan kejadian pemukulan tersebut.

"Padahal dia (pelaku) juga kenal dengan aku. Soalnya dia teman bapakku sewaktu kerja jadi supir odong-odong. Malah dia bilang kalau aku lapor polisi, dia gak takut," katanya sembari menirukan ucapan pelaku. Hal itu juga dibenarkan Dedek (bapak korban) yang menemani anaknya membuat laporan polisi. "Sanggup kali dia memukul anakku. Padahal dia juga tau kalau ini anakku. Sudah ku sms juga dia (pelaku), tapi tidak ada tanggapan apapun. Entah minta maaf gitu," kesal Dedek.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, mengaku jika kasus tersebut masih diproses anggotanya.

"Masih diproses anggota ya," sebutnya singkat. (Mls)

Leave A Reply