Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

              Ilustrasi

INTAIKASUS.COM - Dua kubu petani yang mengatas-namakan BPRPI dan kelompok tani KTMB terlibat bentrok di kawasan HGU PTPN II, Pondok Rowo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (7/4/2016) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan dipicu soal sengketa lahan yang diperebutkan kedua belah pihak yang mengklaim kepemilikan lahan.

Akibatnya, salah seorang dari kelompok tani, KTMB bernama, Habib Anas (36) warga Jalan Pancing Medan Tembung, kritis setelah mendapatkan luka bacokan di bahagian paha, serta luka balok dibahagian kepalanya.

"Iya, kami diserang oleh sekelompok orang. Selain teman kami si Habib yang mendapatkan luka bacok dan balok, kereta Habib juga dirusak. Bahkan pondok kami juga dibakar oleh sekelompok orang," sebut Adek (42) warga Desa Lau Dendang, Desa Sampali, ketika ditanyai wartawan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Karena mengalami luka parah, lanjut Adek lagi, korban terpaksa dilarikan ke RS. Haji Medan, guna mendapatkan perawatan intensif. "Kami bawa ke RS Haji sekarang korban. Tadi pun pihak kepolisian sudah kesana. Tapi kami malah disarankan ke Polresta Medan, padahal tadi mereka juga yang menggiring kami kesini (Polsek)," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Hendrik Temaluru, dihadapan teman korban yang ingin membuat laporan di Polsek, menuturkan kalau permasalahan sengketa lahan dialihkan ke Polresta Medan.

"Jadi, bapak-bapak lapornya ke Polresta Medan saja. Soalnya, menyangkut sengketa lahan garapan, urusannya disana. Lagian agar cepat diproses," ucapnya.

Usai mendengar himbauan dari Kanit, para petani bergerak menuju Polresta Medan. (Red) 

Leave A Reply