Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Martatiani Zai (22), warga Desa Ombalata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut), kritis setelah ditikam beberapa kali oleh selingkuhannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku, Yanuli Zalukhu (48), yang masih satu kampung dengan korban, diam-diam menghubungi Martatiani. Meskipun sudah memiliki pasangan hidup masing -masing, keduanya pun memilih pergi ke sebuah pondok di Kota Gunung Sitoli pada 23 April 2016.
Setelah dua hari berada di sana, pada 26 April 2016 korban meminta supaya pelaku mengantarnya pulang. Namun Yanuli yang berprofesi sebagai guru, itu menolak.
Karena terus didesak, pelaku jadi kalang kabut. Dia pun kemudian mengambil sebilah pisau dan menikam korban beberapa kali hingga bersimbah darah.
"Keduanya sudah sama-sama menikah, tapi dua hari sebelum kejadian, pelaku menghubungi korban dan meminta supaya ketemu. Setelah dua hari di Gunung Sitoli, korban meminta pulang. Karena didesak, pelaku kemudian menusuk perut korban," ujar petugas Humas Polres Nias Aiptu O Daili.
Sambungnya, melihat kejadian itu, warga sekitar pun langsung melapor ke Polsek Lahewa. Petugas yang mendapat informasi datang ke lokasi dan membawa Martatiani ke klinik terdekat. (Net)