INTAIKASUS.COM - Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Ludwik Pusung mengajak puluhan wartawan unit Kodam I/BB untuk latihan tembak pistol eksklusif jarak 15 meter dilapangan Batalyon Infanteri 100/Raider, Kamis (31/3/2016) pukul 13:00 WIB.
Tingginya angka kriminalitas di Kota Medan dan korbannya selalu dipihak wartawan, membuat Pangdam I Bukit Barisan bertekad untuk melatih para secara gratis, acara bermaksud untuk bisa menjaga diri dari setiap bentuk kejahatan kriminalatas jalanan.
Tentara dengan Wartawan ada kesamaannya pasca melakukan tugasnya, nyawa nya di ujung Tanduk.
"Saya bukan bermaksud di bela kalau ada pemberitaan yang miring malah sebaliknya silahkan rekan-rekan wartawan untuk memberi kritis yang tajam terhadap anggota TNI yang tidak benar melaksanakan tugasnya,saya siap menindaknya dengan tegas dan melalui pemberitaan para jurnalis banyak kita tangkapin para bandar Narkoba dan juga menggungkap illegal logging, "tegas Pangdam I/BB.
Disamping kata Pangdam I/BB, melalui insan media dapat menyebar-luaskan kepada masyarakat terutama pelajar tingkat atas baik itu Mahasiswa supaya muncul minat menyukai olah raga menembak. Dengan harapan itu Provinsi Sumatera Utara tidak kekurangan atlet menembak, jelasnya.
Pantauan dilapangan, terlihat sejumlah wartawan tampak bersemangat membidikkan moncong pistol ke sasaran, hasil dari bidikkan ada yang tepat sasaran tetapi lebih banyak meleset ke bidang sasaran.
Turut hadir pada acara pelatihan menembak dengan insan Pers, Pengurus PWI, para Dandim se-Kodam I/BB, Danyon Yonif 100/Raider, Mayor AD Panggabean, Kapendam I/BB, Kolonel Enoh Solehuddin, SE,Kapten Yamin Sohar, Mayor Lisbet Manurung, para perwira ,staff dan asisten Kodam I/BB beserta prajurit Yonif 100/Raider.
Latihan menembak ini digelar Pangdam I BB dalam rangka Memupuk Tali Silaturahmi kepada semua kalangan wartawan yang diprakarsai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (Rina)
