INTAIKASUS.COM - Minum tuak hingga mabuk, perlakuan aneh Jodian S (52) menjadi tidak waras, pasalnya lelaki ini tega menyiksa istrinya Ivo Boru Sihombing (36) dengan menonjok dan menjambaki rambutnya hingga berontokan hanya karena cemburu akibat menerima telephone nyasar.
Kejadian sadis itu dilakukan Jodian S dirumahnya di Jalan Indah Desa Patumbak Kampung Dusun 6 Kecamatan Patumbak, Jumat (6/5/2016) sekitar jam 11.00 Wib. Tak tahan terus dipukuli, akhirnya Ivo boru Sihombing pun mendatangi Mapolsek Patumbak untuk buat laporan penganiayaan.
Dikantor Polisi, Ivo menjelaskan pemicu pertengkaran dirinya pada suaminya menurutnya tidak mendasar. Siang itu suaminya Jodian S mendadak marah - marah, menuduh dirinya memiliki Pria Idaman Lain (PIL). Ivo yang tidak mau dituduh karena tidak pernah dia lakukan sesuatu yang memalukan itu, terus membantah tuduhan suaminya.
Tak terima penuturan istrinya, sehingga pertengkaran tidak terhindarkan, sehingga membuat suami dari Ivo semakin kesetanan. Tanpa peduli ditontoni warga, Jodian memukuli Ivo, tak hanya dipukuli, Jodian juga menyeret Ivo serta menjambak rambutnya hingga rontok. Akibatnya, Ivo mengalami bengkak di pipi sebelah kiri dan mengalami memar hampir di sekujur tubuh.
"Pertengkaran kami sudah tiga hari. Berawal dari, Rabu (4/5) lalu, dia menuduh saya selingkuh padahal itu hanya telepon nyasar, saya pun ngak kenal. Dia terus marah - marah, lalu memukul bahkan saya dipijak - pijak hingga akhirnya, hari ini, Jumat (6/5/2016) dia masih memukul saya dan menjambak saya didepan warga," ungkap Ivo pada wartawan usai buat laporan.
Suami Ivo, Jodian S saat dikonfirmasi mengaku tidak ada memukuli istrinya tersebut. Dia mengaku istrinya Ivo sengaja menghantukkan pipinya di kusen pintu.
"Ah dianya yang tempremental, ngak ada saya mukuli dia. Dia sendiri menghantukkan pipinya ke kusen. Malah dia yang memukul kepala saya pakai batu," katanya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi SH, saat dikonfirmasi mengatakan telah menerima laporan dari korban dan akan menindak lanjuti laporan penganiayaan tersebut. "Kita terima laporanya, dan selanjutnya kita pelajari kasusnya untuk kita tindak lanjuti," ungkap kanit singkat.(Deno)