Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
INTAIKASUS.COM - Dengan kondisi wajah dan badan membiru, Astrid Magdalena (29) melaporkan pacarnya, Ade Kurniawan (30) yang merupakan Sekretaris Lurah (Seklur) Petisah Tengah. Seklur tersebut dilaporkan karena tega "menyiksa" pacarnya hingga pingsan hanya gara-gara ditanya No Hp perempuan pengganggu hubungan mereka, Minggu (15/5/2016) sore.

Menurut informasi, kejadian bermula dari Hp seklur yang tertinggal di dalam mobil saat seklur hendak membayar service mobil di Jalan Pancing.

Saat korban membuka Hp pelaku, disitu terlihat ada no Hp wanita yang kerap mengganggu hubungan keduanya. Kesal dengan tingah seklur, korban pun mempertanyakan No Hp tersebut. Tak terima pelaku dipojokkan dengan pertanyaan korban, pelaku langsung meninju wajah korban hingga memar. Tak terima, korban pun berteriak sehingga membuat pelaku emosi dan langsung memukuli korban dengan membabi buta. Akibat kejadian tersebut, korban pingsan dan harus diopname ke Rumah Sakit. Tak terima, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Medan.

"Awalnya kami baru saja pulang dari acara kondangan di Tembung, lalu kami singgah ke Bengkel untuk mengambil saya. Saat Ade membayar Hp nya tertinggal, saat saya periksa ternyata didalamnya ada No Hp yang tidak saya kenal, terlebih lagi ada No Hp cewek yang mengganggu hubungan kami. Karena saya tanya-tanya itulah dia menjadi marah dan meninju wajah saya," ujar Astrid saat dimintai keterangannya.
Selain itu, Astrid menambahkan, aksi penganiayaan pelaku dilakukan didalam mobil saat hendak pulang ke rumah pelaku di Jalan Kapten Muslim.

"Jadi saat didalam mobil menuju kerumah, tiba-tiba di Jalan Krakatau, pelaku meminggirkan mobil dan meninju wajah dan kepala saya," ucapnya.

Astrid juga menambahkan, karena kesakitan dan marah, ia terus bertanya dan berteriak No Hp perempuan yang mengganggu hubungnnya.

"Karena saya tanyai dia terus marah dan terus memukuli wajah dan badan saya sampai saya tak sadarkan diri lagi," terangnya.

Akibat kejadian tersebut, kepala dan wajah saya membiru dan terpaksa diopname di Rumah Sakit. "Hubungan kami sudah 2 tahun, 6 bulan, rencananya tahun depan kami menikah, tapi karena kejadian tersebut kami berniat mengakhiri hubungan kami," tegasnya.

Astrid hanya berharap, harta yang telah dikumpulkan keduanya untuk dikembalikan si pelaku. "Karena rencana mau menikah, kami sudah membeli rumah dan mobil, jadi saya menginginkan harta yang sudah saya berikan," harapnya.

Selanjutnya, Astrid menjelaskan bahwa pelaku merupakan Sekretaris Lurah Petisah tengah. "Pacar saya itu PNS di Petisah Tengah, dia itu seklur," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim, Kompol Aldi Subartono melalui Wakasat Reakrim Polresta Medan, AKP Arfin membenarkan adanya laporan tersebut. "Laporannya sudah kita limpahkan ke Polsek," jelasnya saat ditemui diruang kerjanya. (Red)
Leave A Reply