INTAIKASUS.COM - Keharmonisan dan kebersamaan dalam kemanunggalan TNI dengan rakyat telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat dalam upaya mempertahankan keutuhan NKRI yang sangat kita cintai bersama. Peran rakyat tidak dapat kita lepaskan dari sejarah pembentukan TNI, tentu tidak bisa kita lupakan begitu saja bahwa TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat dan berjuang bersama-sama dengan rakyat. Sejarah telah membuktikan berkat kerja sama serta kebersamaan yang erat antara rakyat dengan TNI serta komponen bangsa lainnya, bangsa Indonesia telah bebas dari penjajahan dan berdiri menjadi bangsa yang merdeka serta berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia sampai dewasa ini.
Kemanunggalan TNI dengan rakyat inilah yang harus tetap kita jaga dan pelihara, sebagai salah satu sarana menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat, perlu dibentuk suatu kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama antara TNI dan rakyat serta seluruh komponen masyarakat lainnya. Salah satu program untuk mewujudkan semua itu adalah program TMMD yang dilaksanakan secara serentak diseluruh pelosok nusantara mulai dari Sabang sampai Merauke serta dilaksanakan secara berkesinambungan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementrian/lembaga non kementrian, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah. Kegiatan TMMD sudah menjadi program prioritas pemerintah yang melibatkan TNI, Polri dan instansi terkait lainnya, mengingat kegiatan TMMD selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dimana untuk mendukung keberhasilan program tersebut dibutuhkan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat guna memelihara kemitraan, kemandirian serta menuju kearah perubahan sikap, kemajuan wilayah dan taraf hidup masyarakat.
Program TMMD Ke-96 tahun 2016 ini dilaksanakan di beberapa daerah wilayah diseluruh Indonesia. Lokasi yang dipilih, terutama di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak bencana. Khususnya diwilayah Kodim 0307/Tanah Datar kegiatan TMMD di laksanakan di Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar yang terdiri dari Nagari Salimpaung, Nagari Lawang Mandailing dan Nagari Supayang. Program TMMD sangat dibutuhkan dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Datar khusunya Kecamatan Salimpaung. Pembangunan fisik yang dilakukan berupa pelebaran serta pengerasan jalan sepanjang 3.400 meter, pembangunan irigasi sepanjang 240 meter, perbaikan Musholla sebanyak 2 buah, pembangunan MCK sebanyak 2 buah serta pembangunan dan perbaikan RTLH sebanyak 13 unit.
Sementara pembangunan non fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum, bantuan administrasi kependudukan, bela negara, penyuluhan pertanian, penyuluhan KB-KES, penyuluhan perbankkan, pemutaran film perjuangan, penyuluhan Narkoba serta kegiatan-kegiatan lainnya.
TMMD di Kodim 0307/Tanah Datar telah berlangsung sejak 3 Mei lalu yang langsung dibuka Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan akan berakhir pada 1 Juni, sebelum pembukaan juga telah dilaksanakan pra TMMD selama satu bulan. Gubernur mengharapkan program yang merupakan perwujudan dari keterpaduan, kebersamaan dan keserasian dalam pelaksanaan pembangunan antara unsur TNI, Pemda dan masyarakat nagari tersebut bisa bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan MMMD di Tanah Datar juga diharapkannya akan dapat mencapai hasil yang maksimal sebagai bentuk pengabdian TNI demi terwujudnya pertahanan negara yang tangguh di daerah dan upaya TNI berkontribusi melestarikan sejarah kemanunggalan TNI - rakyat dan penerapan budaya gotong-royong, dengan terbukanya jalan baru sepangjang 3.400 meter tersebut diharapkan akan dapat menciptakan efisiensi biaya produksi masyarakat petani daerah itu.
Dari dana yang digelontorkan sebanyak 1,5 miliar tersebut nilai realisasinya diperkirakan akan mencapai dua kali lipatnya, ini ditopang oleh tingginya antusias masyarakat untuk bergotong-royong bersama TNI serta dibantu oleh PNS yang diuitus dari seluruh satuan kerja perangkat daerah se Kabupaten Tanah Datar, swadaya ini tentu menjadi nilai tambah dari pembangunan infrastruktur di tiga nagari tersebut yang juga kontribusi untuk meningkatkan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Disisi lain, program TMMD ini juga menjadi langkah awal terbukanya objek wisata baru yang ada di daerah tersebut dimana dengan terbukanya akses jalan tersebut juga melancarkan akses transportasi menuju air terjun yang cukup indah itu yang selama ini sudah banyak dikunjungi masyarakat pecinta wisata alam meskipun sarana transportasinya belum dapat ditempuh menggunakan kendaraan.
Sesuai dengan substansi tujuan TMMD yakni kemanunggalan TNI dan rakyat, program ini tidak hanya melibatkan TNI saja, juga melibatkan segenap komponen masyarakat lainnya, baik unsur pemerintah daerah maupun instansi non pemerintah bersama masyarakat. Hal yang sangat positif dari pelaksanaan TMMD yang dapat kita lihat adalah menguatkan serta menanamkan kembali budaya gotong-royong dalam masyarakat dimana budaya ini merupakan budaya leluhur yang telah berlangsung sejak dulu dan merupakan salah satu kekuatan bangsa Indonesia. Semoga dengan adanya kegiatan TMMD Ke-96 tahun 2016 khususnya diwilayah Kodim 0307/Tanah Datar dapat menjadi kunci dalam upaya menjaga Kemanunggalan TNI - rakyat di wilayah Kabupaten Tanah Datar. (Red)