Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Dengan kondisi lengan dan kaki luka, Martin Maremare (25) warga Jalan Murai 15 Prumnas Mandala, Kecamatam Percut Sei Tuan, mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan, Selasa (3/5/2016) jam 13.00 wib.
Kepada polisi di SPK Polsek Percut Sei Tuan, ia mengaku kalau dirinya nyaris dibegal dua perampok saat melintas disamping Gereja GBKP, Jalan Garuda Ujung, Perumnas Mandala.
Saat itu, ia baru pulang bermain dari tempat temannya, di jalan Kenari Raya 2, Prumnas Mandala, dengan mengendarai kereta jenis Honda Metic, seorang diri. Namun di tengah perjalanan, tepatnya di samping gereja GBKP, dirinya terpaksa menghentikan laju keretanya secara mendadak. Pasalnya, ia curiga dengan dua orang pria mengendarai kereta Honda Supra yang berboncengan, mengikutinya.
"Pas keretaku ku rem mendadak, mereka langsung mau menghampiriku, dengan wajah sangar," katanya. Tau kalau kedua pria yang dibelakangnya itu adalah begal, Martin Maremare kembali tancap gas, dan cicing ketakutan. Namun, kedua tersangka kembali mengejar Martin sejauh belasan meter. Karena gugup dan ketakutan akibat dipepet tersangka, membuat Martin tersungkur dari keretanya.
Melihat pengendara jatuh, warga pun langsung berdatangan dan berusaha menolong Martin. Sementara kedua tersangka, langsung melarikan diri, karena takut ketahuan.
"Kami sempat kejar-kejaran bang. Mereka pun sudah sempat memepetku, makanya aku ketakutan dan ku gas keretaku sekuatnya, sampai kakiku terjatuh. Disitulah warga ramai datang dan mereka (tersangka) pergi entah kemana," ungkapnya. (Znl)