Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 509/Kostrad, bermarkas di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sumber Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) dan tengah melaksanakan tugas di Papua, dibawah pimpinan Letkol Inf Beny Setiyanto selaku Komandan Satgas (Dansatgas), melakukan Patroli Kesehatan dengan berjalan kaki dari rumah ke rumah di wilayah Papua, Selasa (17/5/2016).

Patroli Kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Satgas Yonif Raider 509/Kostrad berbeda dari kegiatan yang biasanya dilaksanakan, dimana selama ini kegiatan pengobatan gratis dilakukan dengan menggelar Pos Pengobatan Massal dititik tertentu yang telah direncanakan. Namun, kali ini kegiatan pengobatan dilaksanakan dengan melakukan Patroli dari rumah ke rumah.

Letkol Inf Beny Setiyanto menyampaikan, tujuan patrol kesehatan ini selain untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua khususnya di wilayah kota Mulia, Puncak Jaya, juga sebagai upaya teritorial Satgas dan juga diharapkan dapat menyentuh langsung ke masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan serta membantu masyarakat yang mengalami kesulitan untuk berangkat menuju ke fasilitas kesehatan. "Satgas akan memberdayakan semaksimal mungkin tenaga kesehatan dan obat-obatan yang dimiliki serta berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan Puncak Jaya dan Ikatan Forum Dokter Puncak Jaya untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat disini," katanya.

Lebih lanjut disampaikan Dansatgas, bahwa tugas TNI bukan semata mata menjaga keutuhan NKRI, tetapi juga melakukan pembinaan kepada masyarakat, sehingga kehadiran TNI khususnya Yonif Raider 509/Kostrad di wilayah penugasan Papua dan Papua Barat mulai dari Sorong, Manokwari, Enarotali sampai Puncak Jaya dapat bermanfaat banyak dan benar-benar dirasakan bagi masyarakat.

"Walau Tim Kesehatan harus melaksanakan Patroli berjalan kaki dengan memakai atribut lengkap mulai dari senjata, helm dan rompi anti peluru untuk alasan keamanan, sama sekali tidak menurunkan semangat untuk mengabdi kepada masyarakat karena kami selaku anggota TNI ingin terus berbaur bersama di kalangan masyarakat, kami berharap TNI bisa merakyat sebab TNI adalah tentara rakyat yang berasal dari dan ada untuk Rakyat," tambah Dansatgas.

Sementara itu, menurut Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Arnov Lahira Eriskan, sebagian besar penyakit yang diderita oleh masyarakat adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan), nyeri pada persendian, nyeri kepala, demam, gatal-gatal serta luka-luka dan sebagian besar masyarakat masih kurang tingkat kesadarannya akan pentingnya hygienitas diri dan sanitasi lingkungan, sehingga mereka mudah untuk terkena penyakit. "Dengan melaksanakan kegiatan Patroli Kesehatan seperti ini, dapat dilihat secara langsung cara dan hidup masyarakat dalam menjaga kebersihan diri maupun tempat tinggalnya, dimana Tim Kesehatan juga sekaligus memberikan penyuluhan serta penjelasan kepada masyarakat mengenai gaya hidup sehat dan bersih agar masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Sedangkan menurut Bapak Matias Enumbi, salah satu warga yang mendapatkan bantuan pengobatan, mengatakan kehadiran Tim Kesehatan Satgas Pamrahwan Papua Yonif Raider 509/Kostrad yang melakukan pengobatan secara berkeliling dari pintu ke pintu seperti ini sangat membantu kebutuhan masyarakat.

"Beberapa hari yang lalu, saya mengalami kecelakaan saat mengambil kayu, sehingga mengakibatkan kakinya terluka cukup parah, jauhnya lokasi rumah saya menyebabkan tidak bisa pergi ke Puskesmas atau Rumah Sakit, sehingga luka yang saya derita hanya diobati seadanya dengan obat tradisional," tambah Bapak Matias.

"Kegiatan seperti ini saya rasa adalah yang pertama kalinya dilaksanakan, sehingga masyarakat menyambut dengan sangat antusias, untuk itu diharapkan pengobatan keliling seperti ini dapat dilaksanakan kembali secara rutin di masa mendatang," harap Bapak Matias. (Red)
Leave A Reply