INTAIKASUS.COM - Roymando Sah Siregar (20) warga asal Padang Sidempuan, mahasiswa FKIP UMSU yang melakukan aksi keji membunuh dosennya, Hj Nurain Lubis (63) di kamar mandi kampus UMSU, Jalan Muktar Basri, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Senin kemarin, dikenal sebagai sosok pendiam dan kurang bergaul. Selain itu, pria lajang semester 6 ini juga dikenal rajin ibadah.
Hal itu disampaikan, pemilik kos Boru Silalahi, tempat tersangka menginap di Jalan Tuasan, No 83, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung. Boru Silalahi mengaku terkejut dan tidak menyangka Roy tega membunuh dosennya.
"Semalam saya mendapat kabar ada kejadian di UMSU, tapi saya terkejut kalau si Roy pelakunya. Padahal, dia (Roy) orangnya pendiam dan jarang bergaul," kata Boru Silalahi, ketika ditemui wartawan di kediamannya, Selasa (3/5/2016) sore.
Selama 2 tahun ngekost ditempatnya, lanjut Boru Silalahi lagi, Roy juga tak pernah berperilaku buruk. Bahkan, Roy juga terlihat rajin ibadah.
"Sudah 2 tahun dia disini, sebelumnya, dia ngikut dengan kakaknya yang juga ngekost ditempat saya. Selama itu, dia gak pernah macam-macam di kos. Kalau narkoba, dia juga tidak pemakai narkoba, anaknya juga rajin sholat, sering terlihat ke Mesjid depan rumah ini, tapi itulah dia selama disini dia pendiam gak banyak cakap, aku gak nyangka dan jadi takut aku," sambungnya.
Sementara itu, pasca peristiwa berujung maut itu, suasana di rumah kost Roy terlihat sepi. Bahkan pemilik kost mengakui, sebelum Roy membunuh dosennya, pria tak merokok itu juga tidak pernah melihat teman kuliahnya datang berkunjung. Terlebih pasca kejadian ini.
Diberitakan sebelumnya, Senin (2/5/2016) sore, Dosen FKIP UMSU, Drs Hj Nuraini Lubis (63) ditemukan terkapar bersimbah darah dengan kondisi mengenaskan di kamar mandi lantai bawah gedung FKIP UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri, Kelurahan Gelugur Darat I, Kecamatan Medan Timur.
Korban dihabisi oleh mahasiswanya, bernama Roymando Sah Siregar (20) dengan cara menggorok dan menyayat urat nadi pergelangan tangan korban. Kendati sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Imelda di Jalan Bilal Medan, namun nyawa mantan Dekan FKIP UMSU ini tak tertolong. (Rina)