INTAIKASUS.COM - Berdasarkan keterangan yang diperoleh bahwasanya Kapolresta Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengaku belum dapat memberikan informasi mengenai jumlah korban luapan air disekitar air terjun Dwi Warna.
Menurut keterangannya Saya belum dapat informasi, saya ngak mau kasi info tidak valid, nanti salah, ucapnya, Senin (16/5) di Mako Polda Sumut,saat menghadiri sertijab para Kapolresta. Untuk itu dia mengaku akan menuju kelokasi di Sibolangit. Ini saya mau ke sana (Sibolangit). Kalian kesana jugalah, jangan malas kali ketika diminta keterangannya oleh para awak media, ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Pancur Batu, Kompol Frido mengatakan hilangnya ke 20 mahasiswa dari berbagai kampus di Medan. terjadi disaat mereka berteduh menghindari hujan deras.dilokasi objek wisata air terjun Dua Warna. Disaat berteduh, tiba-tiba banjir bandang datang dan menghampiri para mahasiswa yang berteduh.
Sedangkan mereka yang berteduh sebagian terseret arus, dan sebagian lainnya masih bisa menyelamatkan diri, terang Frido.
Sementara itu, tambahnya, untuk masuk kelokasi objek wisata itu memakan waktu satu hingga sampai dua jam.dikarenakan kondisi hujan dan jalanan yang licin, jarak tempuh ke lokasi bisa bertambah dan inilah yang menyulitkan kami melakukan pencarian. Sementara Cuaca pun masih kurang bagus," pungkasnya. (Red)