INTAIKASUS.COM - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Toba mulai yang digelar di Medan, bahwasanya ratusan botol minuman keras/miras dari berbagai merek disita petugas Satreskrim Polresta Medan.
Informasi yang diperoleh, adapun pengungkapan itu,dimana polisi juga menetapkan 13 orang tersangka karena menjual berbagai macam miras.alhasil, sebanyak 452 botol miras disita dari berbagai lokasi di Medan, ucap Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto melalui Kabag Ops Polresta Medan Kompol Herwasnyah Putra,Sabtu (4/6).
Menurut keterangan yang diperoleh bahwasanya operasi ini mulai digelar Kamis (2/6) lalu. Selama 15 hari kedepan, dengan sasaran berbagai penyakit masyarakat, seperti miras, judi, prostitus, ditambah premanisme. Sedangkan dalam operasi yang digelar Polresta Medan bersama dengan Polsek sejajarannya, sebanyak 56 orang preman juga terjaring rajia.
Berdasarkan keterangan saat ini ada 22 kasus premanisme yang kita tangani dengan jumlah 56 orang preman diamankan, namun hanya kita bina, setelah itu dipulangkan, terangnya.
Sementara itu pihaknya juga menangkap 6 orang tersangka dari tiga kasus perjudian, 2 kasus sedang dalam penyidikan dan 1 kasus lagi hanya dibina. Saat ini Polresta Medan akan terus menggelar Ops Pekat Toba 2016 selama bulan Ramadan ini guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, dan seluruhnya kita gerakkan siang dan malam hari guna memberikan rasa aman kepada warga kota Medan.
Pada malam hari kota Medan kita buat berwarna biru dihiasi rotator patroli polisi dan pos penjagaan serta kantor Polisi di seluruh penjuru kota medan.Sementara sasaran dari operasi ini yakni premanisme, perjudian, prostitusi dan miras, "ungkap Mardiaz. (Red)