Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Puluhan massa Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) Kampung Jati Rejo Deli Kec Pecut Sei Tuan geruduk Polresta Medan, Sabtu (4/6/2016) meminta kepada Kapolresta Medan agar segera menangkap mafia tanah yang dengan sengaja menyerobot lahan masyarakat Adat di desa Sampali.

Hal ini dikatakan Hendra Syahputra, dalam orasinya didepan Mako Polresta Medan, meminta agar melakukan penangkapan terhadap pelaku pengerusakan pembangunan sarana ibadah Mesjid Afnawi Noeh di pasar 7 -8 di wilayah tanah adat kampong jati Rejo Deli Sumatera Utara.

" Akibat dari pengerusakan itu, BPRPI mengalami kerugian sebesar Rp 100 juta."ucapnya.

Ditengah massa kerumunan aksi, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal menanggapi terkait keluhan massa aksi tersebut, dengan tegas mengatakan "saya minta kepada bapak ibu sekalian jangan ribut, jikalau ada yang mau disampaikan silahkan dengan kata-kata santun sampaikan,"tegasnya.

Namun orator massa aksi mengatakan kami disini saja berorasi menyampaikan segala bentuk intimiadasi yang kami alami, kembali Kasat Reskrim Polresta Medan meminta kepada massa agar jangan ribut suaranya tak perlu pakai pengeras suara, sebab tidak ada ijin kalian demo kemari,kalau memang ada yang disampaikan bersedia kami menerima perwakilan saja, "ucapnya.

Salah - seorang dari ibu-ibu aksi massa, keluh kesah didepan Kasat Reskrim Polresta Medan katanya, "kami hidup tidak nyaman lagi pak, hampir tiap hari kami di intimidasi bukan itu saja tanaman kami juga dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, mohon pak tangkap mereka, "Keluhnya.
Menurut ketua BPRPI, Fery Pribadi dasar menduduki lahan tersebut, berdasarkan putusan Mahkamah Agung register 1734k/PDT/2001 dan putusan MA Reg 2362k/Pidsus/2013.

Dari amatan dilapangan, beberapa perwakilan massa aksi diterima oleh Kasat Reskrim, setelah mendengar penjelasan Kasat Reskrim lalu massa BPRPI akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Sebelumnya sempat terjadi kemacetan namun dapat diatasi oleh petugas piket yang bertugas. (Rina)
Leave A Reply