INTAIKASUS.COM - Personel Polsek Sunggal bersama Muspida melakukan penggerebekan di lokasi judi samkwan di daerah Tunggul Hitam, Kecamatan Medan Sunggal yang baru dibuka sepekan, namun Rabu kemarin (8/6/2016) sore, lokasi perjudian tersebut digerebek oleh petugas, polisi mengamankan sejumlah alat bukti berupa alat perjudian dan tenda.
Selain itu, petugas juga memboyong empat orang yang berada di lokasi. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan keempatnya belum terbukti kuat melakukan praktik perjudian, saat diamankan keempatnya hanya melihat-lihat saja. "Jadi lokasi ini merupakan lokasi perjudian yang besar di kawasan Sunggal ini. Saat kita lakukan penggrebekan kita dapati sejumlah alat bukti dan empat orang, namun keempatnya belum terbukti melakukan perjudian," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marinduri.
Ia menjelaskan, penggrebekan yang dilakukan oleh pihaknya merupakan bentuk keseriusan polisi memberi rasa aman kepada masyarakat di bulan Ramadhan ini. "Jadi kita mendapat laporan masyarakat kalau di Tunggul Hitam ada peraktik perjudian, setelah kita cek ternyata benar, selanjutkan kita bumi hanguskan dengan cara membakar lapak-lapak yang ada," jelasnya.
Namun katanya, penggrebekan lokasi judi yang dibekap oknum-oknum tertentu milik pria Tionghoa berinisial A ini terindikasi sudah bocor. Sebab saat petugas mendatangi lokasi, tidak ditemukan adanya permainan judi. "
Dugaan kita sudah bocor, jadi saat kita datangi tidak ada permainan. Begitupun kita akan pantau terus, jika nantinya ada peraktik judi di lokasi kita akan kita tindak tegas," ungkap Daniel mengakhiri. (Red)