INTAIKASUS.COM - Ahmad Saleh Pulungan (30) warga Jalan Pancing II Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung terpaksa melaporkan selingkuhan istrinya Andi J (33) warga Jalan Ampera, Pasar IV Desa Bandar Kalippa Kepolsek Percut Sei Tuan, Senin (13/5/2016) Siang.
Pasalnya istri korban Lina Sari Hasibuan (25) serumah dengan korban sudah beberapa hari tidak pulang kerumah dengan membawa anak sulungnya Hopipah (2) pergi ketempat selingkuhannya. Korban yang baru sampai kerumahnya setelah berjualan dipekan, mendapat kabar dari temannya bahwa anak dan istrinya berada di Jalan Ampera Pasar IV Dusun IV Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan.Selanjutnya korban pun langsung mendatangi tempat yang sudah diketahuinya itu.
Sesampainya di tempat yang dikabari oleh temannya itu, korban melihat langsung dimata kepalanya anaknya digendong oleh pelaku, korban pun menghampiri pelaku dan istrinya untuk meminta anaknya kembali. Melihat kedatangan korban, istri korban dan pelaku terkejut. Korban pun meminta anaknya kepada pelaku, pelaku pun lantas meletakkannya dimeja.
Setelah anak korban diletakkan diatas meja oleh pelaku, korban pun menggendongnya. Namun pelaku yang tidak terima dibentak oleh korban, pelaku mendorong dan membogem wajah korban hingga anak dan korban terjatuh ditengah aspal jalan. Melihat anaknya tersungkur dan menangis, korban yang sebagai ayahnya langsung menghampiri anaknya untuk memindahkan kepinggir badan jalan.
Tetapi tak sampai disitu, korban yang belum sempat memindahkan anaknya yang tersungkur ditengah jalan kepala korban dihantam oleh pelaku dengan menggunakan batu hingga mengeluarkan darah segar. Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut melerai dan menolong korban.pelaku yang melihat warga datang berhasil melarikan diri.
" Kubentak dia (pelaku) dan istriku langsung terkejut melihat aku datang bang, kuminta anakku terus diletakkannya anakku bang dimeja, ya kuambil bang, lagi mau gendong anakku langsung dibogem aku bang,terjatuh la anakku sampai aku pun dihantam batu kepalaku sampai bocor. Kejadiannya Sabtu dini hari bang ", ungkap korban kepada wartawan sambil menunjukkan bukti laporannya STTLP /1543/VI/2016/SPKT PERCUT. (Mls)