INTAIKASUS.COM - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Medan, bersama Satpol-PP Kota Medan, TNI, Polri, menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Sabtu (4/6/2016). Razia ini dilakukan oleh petugas gabungan, dan berhasil mengamankan sedikitnya 25 pasangan mesum bukan suami isteri dan dua waria.
Berdasarkan pantauan
intaikasus.com dilapangan, dalam razia penyakit masyarakat itu para petugas menyisir sejumlah hotel-hotel kelas melati yang kerap dijadikan sebagai tempat prostitusi. Dimana saat melakukan penggeledahan di Hotel Alam Indah, Jalan Djamin Ginting, petugas berhasil mendapatkan beberapa pasang bukan suami istri (mesum) yang tengah tertidur lelap.
Setelah berhasil mendapatkan beberapa pasangan mesum kemudian petugas kembali menyisir kawasan Jalan Sailendra. Dari situ, Satpol-PP berhasil mengamankan pasangan muda-mudi yang tengah memadu kasih tanpa adanya ikatan suami istri.
Selanjutnya menyisir sejumlah hotel kelas melati yang dijadikan sarang prostitusi, lalu petugas kembali melakukan razia terhadap para pekerja seks komersial (psk) yang sering menjajakan dirinya di seputaran Jalan Gatot Subroto, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Nibung. Kali ini sebanyak 10 PSK yang kerap mangkal di seputaran lokasi tersebut berhasil diamankan petugas.
Pada saat petugas mengamankan para PSK tersebut sempat terjadi aksi kejar - kejaran guna menghindari penangkapan. Namun aksi saling kejar yang dilakukan petugas dengan PSK tersebut tidak berlangsung lama, sebab petugas yang sudah mengetahui gerak-gerak para PSK berhasil ditangkap.
"Aku bukan PSK, jangan main tangkap aja, bang tolong aku. Aku di sini hanya duduk saja. Aku punya suami," teriak salah seorang PSK yang menolak diamankan petugas gabungan.
Hampir empat jam melakukan razia dengan berkeliling beberapa wilayah Kota Medan akhirnya beberapa pasang mesum yang diamankan dibawa petugas ke Kantor Dinsosnaker Kota Medan, Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan Medan Baru, untuk dilakukan pendataan.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan, Armansyah, mengatakan "razia yang dilakukan sebagai bentuk memberantas kegiatan prostitusi menjelang bulan Ramadhan.
"Dari razia yang dilakukan sebanyak 27 pasangan mesum berhasil diamankan dari berbagai hotel," ungkapnya saat mendata para PSK dan pasangan mesum. Puluhan pasangan mesum dan PSK yang diamankan nantinya akan diberikan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Untuk yang memiliki keluarga akan kita serahkan kembali. Namun bagi yang tidak mempunyai keluarga diserahkan ke panti sosial di kawasan Brastagi, untuk diberikan pembinaan," tandasnya. (Rina)