INTAIKASUS.COM - Pengembangan perguruan tinggi sebagai center of excellent dipengaruhi beberapa factor, diantaranya sarana dan prasarana pendidikan, kurikulum, dosen, dukungan anggaran dan lainnya, namun manajemen dan leadership yang dimiliki oleh pimpinan perguruan tinggi menjadi penentu keberhasilan tersebut, dengan kata lain baik buruknya sebuah perguruan tinggi sangat ditentukan oleh siapa yang mengelola perguruan tinggi tersebut, utamanya Dekan dan jajarannya sebagai lini terdekat dengan mahasiswa.
Demikian dikatakan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution saat acara pisah sambut Dekan Fakultas Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (FISIP) USU, dari Dekan yang lama Prof DR Badaruddin MSi kepada Dekan yang baru DR Muryanto Amin S Sos MSi, sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H, Kamis (2/6/2016) di halam FISIP USU Medan. Hadir Pembantu Dekan I Husni Thamrin S Sos, Pembantu Dekan II Arifin Nasution S Sos, Pembantu Dekan III Drs Rosmiana serta para Dosen dan civitas Akademika FISIP USU lainnya.
Akhyar berharap melalui acara pisah sambut ini kepada Dekan yang baru saja dilantik dapat membantu Rektor, khususnya dalam mengantarkan Fakultas FISIP menjadi salah satu Fakultas yang berkualitas dan mampu bersaing dengan Fakultas FISIP di Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia bahkan dengan Universitas di luar negeri.
Menurutnya, saat ini dunia Perguruan Tinggi tidak dapat lagi bertahan dan menutup diri dari dinamika perkembangan global, perkembangan peradaban manusia sangat dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam menguasai ilmu pengetahuan dan tehnologi.
" Disinilah arti penting Perguruan Tinggi dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan tersebut, khsusunya dalam aspek penguasaan Iptek secara kongrit, efektif dan psiko motorik, " ujar Akhyar.
Rektor USU Prof DR Runtung Sitepu SH MHum, dalam sambutannya memberikan apresiasinya atas kegiatan ini, selain bersilaturahmi juga kegiatan ini membangun kebersamaan untuk memajukan Fisip, dia juga meminta kepada Dekan yang baru dilantik untuk terus mempertahankan dan meningkat sarana dan prasarana pendidikan serta meningkatkan akreditasi. (Red)