Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Seorang pelaku perampokan yang bernama Dedi Sanjaya (23), warga Blok l Kelurahan Sicanang Belawan, Kecamatan Belawan tewas dihakimi warga dan sepeda motornya hangus dibakar warga Kamis ( 1/9/2016 malam.

Menurut keterangan yang dihimpun di TKP, tersangka bersama rekannya yang hingga kini belum diketahui namanya pada malam itu pergi ke Simpang Kantor naik sepeda motor Yamaha Jupiter Zet tanpa plat BK. Setelah tiba rekannya turun dan balik ke Belawan naik Bus no. 32, BK 1921 DU,  sementara tersangka mengikutinya dari belakang naik sepeda motornya.

Didalam Bus rekannya bertemu dengan salah seorang penumpang wanita dan berbincang - bincang, setelah bus tiba dipangkal titi secepat kilat tersangka merampas tas dan kemudian minta kepada sopir bus supaya menepi,  sementara korban terus berteriak minta tolong.

Sopir bus pun menepikan kendaraannya tapi sebelumnya bus berhenti tersangka melompat bermaksud naik sepeda motor yang telah mengikutinya dari arah belakang.

Secara cepat pula sopir bus membanting setir ke kiri dan akibatnya sepeda motor yang ditumpangi tersangka tersenggol dan jatuh sedangkan pengemudinya tertimpa sepeda motor dan penumpangnya langsung kabur meninggalkan rekannya.

Selanjutnya sopir bersama penumpang langsung berusaha menangkap tersangka sambil berteriak' rampok - rampok'.

Mendengar teriakan tersebut Warga pada datang dan langsung menangkap tersangka serta menghajarnya hingga sekarat. Kemudian warga membakar sepeda motor tersangka hingga hangus.

Pas kebetulan dimalam hari,  melintas petugas Polsek Belawan yang sedang patroli , tersangka berhasil diselamatkan dan dibawa ke RS TNI AL Belawan.

Tersangka dirawat di Rumah Sakit tak sadarkan diri,  kemudian petugas Rumah Sakit TNI AL merujuknya ke Rumah Sakit Brimob Medan namun ditengah perjalanan tersangka tewas didalam mobil ambulance.

Kapolsek Belawan, kompol H Kodim Sihombing saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. " ya benar,  dan hingga kini petugas masih melakukan pencarian rekan tersangka yang berhasil kabur sewaktu kejadian," tandasnya.

Sementara itu abang tersangka, Darwis mengaku dipersulit petugas ketika minta surat pengantar untuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan buat  mengambil jenazah adiknya.(Mls)

Leave A Reply