INTAIKASUS.COM - Dengan wajah lusuh, bocah yang mengaku bernama M Iman (5) terlihat duduk termenung diruangan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Patumbak.
Anak tersebut datang ke Mapolsek Patumbak karena diantarkan Chandra Damanik, pemilik toko Top Ponsel, Jumat (21/10) sore kemarin.
Kepada polisi Chandra menjelaskan, M Iman terlihat berada di kios ponselnya karena ditinggalkan oleh seorang perempuan berusia sekitar 30 tahunan. Saat itu, Iman datang dibonceng perempuan yang berpura-pura ingin membeli handphone (HP) itu.
Namun tiba-tiba, perempuan itu pergi menitipkan M Iman dengan alasan untuk membeli minyak keretanya.
Namun, setelah lama dinanti, perempuan yang menitipkan M Iman itu tak kunjung datang.
" Saat itu, ada ibu-ibu tinggi, kurus, agak boneng. Dia datang mengendarai kereta matic," jelas Chandra Damanik kepada wartawan. Sementara M iman, ketika ditanya wartawan, belum bisa memberikan jawaban yang jelas.
Terkait hal itu, Kapolsek Patumbak, AKP Afdhal Junaidi ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (22/10) membenarkannya.
Dikatakannya, M Iman diserahkan ke Polsek Medan Area. Karena sebelumnya, Polsek Medan Area ada mengkoordinasikan soal kasus penculikan 2 orang anak yang laporannya di Polsek Medan Area.
" Setelah petugas kepolisian Medan Area datang kemari (Mapolsek Patumbak), maka anak itu akan kami serahkan, untuk diboyong ke Mapolsek Medan Area, sebagai tindak lanjut laporan pengaduan orang tuanya," ungkapnya. (Red)