Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
 Irjen Arman Depari bersama Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Dir Narkoba Polda Sumut, Kombes Edi Iswanto dan Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri saat memaparkan tangkapan narkoba jenis sabu-sabu seberat 38 Kilogram di ruko Kompleks Imperium, Jalan Pinang Baris, Rabu (19/10/2016).

INTAIKASUS.COM - Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Irjen Arman Depari mengatakan " Jumari alias Jum, adalah pelaku yang tewas saat penangkapan sabu-sabu Selasa (18/10/2016) malam, Ia pemilik sekaligus koordinator jaringan sabu-sabu. Personel BNN terpaksa memutuskan menembak Jumari di tempat sebab Jumari melakukan perlawanan saat ditangkap.

" Pelakunya adalah Jum. Dia  adalah pemilik barang sekaligus koordinator peredaran sabu-sabu miliknya sendiri," ungkap Arman saat gelar paparan di Kompleks Imperium, Jalan Pinang Baris, Medan, Rabu (19/10/2016). Jumari diketahui akan mengedarkan sabu-sabu di Kota Medan," jelasnya.
Lanjut Arman mengatakan, Jumari adalah pemain lama narkoba di Kota Medan. Namun jaringan milik

Jumari sempat vakum sehingga sepak terjangnya sempat luput dari pengawasan BNN. Jum merupakan satu dari tiga tersangka pengedar narkoba yang ditembak mati, Selasa (18/10/2016) malam.
" Arman mengaku belum bisa memastikan apakah Jumari beserta rekannya berencana untuk menyerahkan barang tersebut kepada anggotanya. Namun sebelum barang diedarkan Jumari tewas ditembak karena melawan.

" Pihaknya berhasil mengamankan 100 ribu ekstasi, 50 ribu butir happy five dan sabu-sabu seberat 38 kilogram sabu-sabu (dalam berita sebelumnya info awal menyebutkan 100 kilogram sabu-sabu).
" Abdul Manan dan Irwan adalah dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang diringkus personel Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Selasa (18/10/2016) malam. Adapun Jum, teman kedua pengedar, yang ditembak di tempat karena berupaya melarikan diri," tandasnya.

Penangkapan tersebut dipimpin oleh Brigjen Eko Danianto dan Kompol Satria. Para pelaku yang ditangkap adalah Abdul manan (51) warga Aceh Tamiang, Irwan (33) Aceh Tamiang dan Jum warga Kuala Simpang yang tewas merenggang nyawa. (Rina)
Leave A Reply