Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Arisman Zebua (22), warga Jalan Ayahanda, Medan Petisah babak-belur dikeroyok oleh tiga orang pemuda yang tidak dikenalnya. Pengkroyokan ini berawal ketika Arisman yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) ini meminta uang parkir. Sialnya, Arisman meminta uang pada pemuda setempat (PS). Tak terima dipukuli, Arisman melapor ke Polsek Medan Baru, Senin (17/10/2016) siang.

Korban menuturkan, aksi penganiayaan itu terjadi pada Minggu (16/10) malam. Saat itu ia sedang menjaga lahan parkir di kawasan Rumah Sakit Royal Prima yang berada di Jalan Ayahanda. Tiba-tiba seorang pria mengendarai sepeda motor datang ke kawasan Rumah Sakit tersebut, tepatnya ke mesin ATM. Usai pria tersebut mengambil uang, ia pun keluar dari ATM.

Lalu Arisman dengan polosnya meminta uang parkir kepada pria itu sebesar Rp 2 ribu. Sayangnya, bukan uang yang diterima Arisman melainkan pukulan ke arah wajahnya. Pelaku juga menyebutkan kalau dia merupakan pemuda setempat. Alhasil Arsiman dan pelaku terlibat adu mulut hingga mengundang perhatian warga. Warga yang melihat aksi adu mulut langsung melerainya. Pelaku pun beranjak dari lokasi mesin ATM itu. "Tak lama dia datang lagi sama kawannya dua orang dan langsung memukuli," kata korban.

Bahkan katanya, salah seorang pelaku menikam punggung Arisman dengan benda tajam. Akibat penganiayaan tersebut, mata kanan Arsiman nyaris buta. Warga tak tega melihat kondisi Arisman dan membawanya ke Rumah Sakit untuk mendapat perawatan medis. Usai mendapatkan perawatan medis, ia didampingi rekannya membuat laporan ke kantor polisi.

"Kena 11 jahitan di pelipis mataku bang," beber Arisman Zebua dengan kondisi mata dibalut perban.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu Arya Nusa Hindrawan mengatakan "sudah menerima laporan kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang dialami korban (Arisman Zebua).

" Dalam laporannya korban dianiaya secara bersama-sama. Akibat penganiayaan itu bagian wajah korban mengalami luka serius hingga mendapatkan perawatan medis. Anggota sudah cek tempat kejadian perkara. Laporan langsung kita tindak lanjuti," pungkas Arya. (Red)
Leave A Reply