INTAIKASUS.COM - Warga Jalan Perhubungan Desa Lau dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan mendadak heboh, Kamis (20/10/2016) Pukul 15.00 Wib. Pasalnya, Rahma Yani (korban) warga Dusun VII Selasih Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, membonceng anaknya yang berkisar umur 6 tahun pergi keluar rumah dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Mio BK4538 ACJ dari Jalan Bandar Setia menuju Jalan Meterologi melintasi Jalan Perhubungan, sesampainya Korban melewati Persimpangan Jalan Beo, korban Diserempet oleh dua orang pemuda tanggung yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor jenis bebek.
Kemudian, karena Jalanan rusak dan berlubang, pengendara lain melewati korban dan bersenggolan dengan pengendara lain hingga korban tersungkur bersujud. Ibu dan anak yang sekaligus menjadi korban ini lantas terjatuh dipertengahan jalan depan suatu bengkel sepeda motor lewat persimpangan Beo Desa Lau dendang.
Tak sampai disitu, setelah kedua korban yang terjatuh tersujud, mobil Jenis Canter Pick up BK 8077 CP berodakan 6 membawa kayu jati dari arah Jalan Meterologi menuju Jalan Bandar Setia yang melintas langsung menghantam kepala kedua korban hingga isi otak terburai.
Pantauan wartawan dilokasi,Mobil kayu yang melindas kedua kepala korban dikendarai seorang supir Rudianto (45) warga Pasar VI, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan bersama Kerneknya Sahdan (17) warga Kebun Baru Kelurahan Selemak, Kecamatan Hamparan Perak yang membawa muatan kayu jati dari Panglong Naga Hamparan Perak menuju kearah Jalan Tembung melintasi Jalan Perhubungan Desa Lau dendang.
Sontak, warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengejar mobil yang melindas kedua korban, supir yang tidak mengetahui kejadian terlindasnya kedua korban dibawah mobilnya langsung disergap warga serta dimassa hingga diamankan di Kantor Desa Jalan Perhubungan Lau dendang. kejadian ini pun membuat jalan macet hingga 1 Kilometer.
" Sepertinya tabrak beruntun, Kuliat ibu dan anaknya bersenggolan sama pengendara lain, anak lajang tanggung bang,setelah itu aku lewat, Aku gak tau bang telindas apa enggaknya kedua korban, gak terasa, soalnya jalanan rusak parah, saya siap bang bertanggung jawab kalau memang saya bersalah dari material hingga hukuman penjara," kata Rudianto selaku supir.
Selang tak berapa lama, Polisi Lalu Lintas Polsek Percut Sei Tuan datang Mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umun Pringadi Medan guna outopsi.
Kanit Lantas, AKP Suprihanto setelah di konfirmasi mengatakan, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Pringadi Medan
" Sudah kita evakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Pringadi Medan untuk diautopsi dan mengamankan supir beserta kernetnya ke Poslantas Percut Sei Tuan ", tandasnya. (Mls)