Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan kunjungan bilateral ke Kepolisian Sri Lanka. Rombongan Polri diterima Kepala Polisi Sri Lanka, Inspector General of Police Pujith Jayasundara, di Markas Besar Kepolisian Sri Lanka di Colombo, Senin (3/10/2016).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kadivhubinter, Irjen Ketut Untung Yoga, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, Kadensus 88 Brigjen Edi Hartono, serta Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto.

Kapolri beserta rombongan sekaligus menghadiri seminar yang bertema 'The 150th Anniversary of Sri Lanka Police Confrence for The High Rangking Police Officials'.

"Kepolisian Sri Lanka sangat mengapresiasi kunjungan Polri. Ini menandakan adanya keinginan untuk mempererat hubungan," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui siaran pers yang diterima Okezone.

Tito menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Kepolisian Sri Lanka ingin mempelajari penanganan terorisme di Indonesia oleh Densus 88 serta pengamanan Kamtibmas oleh Polri. Kedua kepala kepolisian itu juga berbagi informasi terkait situasi masalah dan penanganan terorisme di negara masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri juga menyampaikan mengenai ancaman eks LTTE yang masuk ke Indonesia sebagai pengungsi atau pencari suaka yang terus dimonitor Polri. "Perlu komunikasi yang intensif untuk sharing informasi terkait isu ini. Khususnya bantuan SLP (Sri Lanka Police) dalam mengindentifikasi individual yang dicurigai," katanya.

Kedua kepolisian, kata Tito, sepakat untuk meningkatkan kerja sama antar-kepolisian khususnya dalam bidang terorisme, people smuggling (penyelundupan manusia), dan kejahatan transnasional lainnya.

Dalam rangka mempererat hubungan, pihak Polri juga menegaskan pentingnya kerjasama dalam pengembangan kapasistas personel masing-masing. Sehingga, Tito memberikan kesempatan bagi SLP untuk mengikuti pelatihan kursus di JCLEC Semarang dan Sespimmen.

"Hubungan baik dan lebih pribadi antara personel kepolisian sangat penting dalam mempermudah koordinasi. Jadi saya juga mengajak Kadensus dan Ditipidum Bareskrim sebagai anggota delegasi terkait penanganan isu utama," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Tito juga mengundang langsung Kepolisian Sri Lanka untuk menghadiri sidang umum Interpol yang akan digelar di Bali pada 7-10 November 2016. (Net)

Leave A Reply