INTAIKASUS.COM - Pagi, sekira pukul 7.30 WIB, tanah wakaf perkuburan Muslim STM Asoka, yang terletak di Jalan Bunga Palem I Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang mendadak ramai didatangi warga, termasuk pihak keluarga ahli waris yang keluarganya ada dikubur di pekuburan Muslim tersebut. Minggu, (9/10/2016). Pasalnya, mereka mendengar, bahwa kuburan milik keluarga mereka telah dibongkar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Informasi yang dihimpun dari Pengurus Tanah Wakaf STM Asoka dilokasi, Jarot Pramono mengatakan, bahwa ada kuburan yang dibongkar, namun tidak diketahui oleh ahli waris atau keluarga yang kuburannya dibongkar. " Kami terkejut sekali, ketika mengetahui ada salah satu kuburan yang telah dibongkar oleh orang yang diduga suruhan seseorang. Kami langsung menelepon pihak keluarga ahli waris dan kemudian kuburan yang sempat dibongkar tersebut ditutup rapi kembali." Ujarnya.
Jarot lantas menceritakan, bahwa sejak dua (2) tahun lalu, tanah wakaf (tanah perkuburan muslim) yang terletak di Jalan Asoka dengan luas, 1520 meter persegi tersebut sudah lama diincar-incar oleh pengembang property besar. Namun para pengurus tanah wakaf Asoka tidak menyetujui dengan alasan lokasi tanah perkuburan tersebut sudah sejak lama ada dan telah terdaftar di Badan Wakaf Indonesesia Perwakilan Sumatera Utara.
" Tadi kami lihat ada dua kuburan yang dibongkar, satu memang sudah disetujui oleh pihak keluarganya dan mayatnya sudah diangkat memakai mobil Ambulan dan akan dipindahkan kelokasi perkuburan lain, mayat yang diangkat bernama Marlan Sitepu. Namun ada satu kuburan lagi sudah sempat dibongkar namun dipaksa tutup oleh Ketua STM karena tidak ada mendapat izin dari pihak keluarga selaku ahli waris.
Makanya, pihak keluarga yang mengetahui kuburan orangtuanya telah dibongkar datang kemari. Kami juga memanggil pihak kepolisian datang kelokasi." Terang Jarot. Dilokasi Yang Sama Ditemukan 11 Kuburan Palsu.
Warga yang berada di lokasi perkuburan Muslim Jalan Bunga Palem I Kelurahan Asam Kumbang tersebut juga dihebohkan akibat adanya ditemukan 11 kuburan palsu di lokasi yang sama. Kuburan palsu tersebut diduga sengaja dibuat oleh orang suruhan pengembang yang bertujuan mencari keuntungan pribadi." Coba abang lihatlah, disini ada tiga kuburan anak kecil namun didalamnya tidak ada apa-apa, hanya tumpukan tanah, dan nisannya hanya dibuat pakai botol bekas.
Ada 11 kuburan palsu yang kami temukan, dan ini diduga untuk laporan orang suruhan kepada bosnya untuk mendapatkan sejumlah uang. Karena saat ini kami selaku pihak keluarga ada ditawarkan uang sebesar 3 juta rupiah, jika bersedia memindahkan mayat keluarga kami yang telah dikubur disini ketempat lain." Pungkasnya. (Red)