Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Seorang bocah kembar tewas karena hanyut di Sungai, Sukmadi tak bisa menyembunyikan raut wajah sedihnya; dengan pergi untuk selamanya terhadap anak kembar kesayangannya. Dia tampak berbincang dengan warga yang datang ke rumah duka di Jalan Jermal VII, Gang Murni VII, Medan Tembung.
Ternyata, sebelum kepergian Zaliwa dan Zalika, Sukmadi sudah punya firasat. Dua hari sebelum kepergian si kembar, Sukmadi mendapat mimpi.

" Saya mimpi rambut saya rontok. Setelah itu perasaan saya gak enak terus," kata Sukmadi dengan berlinang airmata. Dimana, beberpa hari sebelumnya kedua anak kembar Zalika dan Zaliwa juga bertingkah aneh. Keduanya hanya diam saat disuruh ayahnya memakai sepatu sekolah.

" Aku heran, kenapa pas disuruh memakai sepatu pas berangkat sekolah, si kembar cuma senyum. Biasanya tidak seperti itu, " katanya.

Sukmadi juga menceritakan bagaimana si kembar pergi menuju Sungai Denai. Awalnya, kembar Zaliwa dan Zalika pergi bermain dengan temannya.
" Kalau saya dengar dari tetangga yang melihat, si kembar pergi bermain sama anak tetangga. Mereka mengejar sepeda yang dibawa anak tetangga. Mereka bawa jala ikan," tutur Sukmadi, Rabu (16/11/2016).

Rasa kecewa juga diungkapkan Sukmadi karena tidak bisa mencegah anaknya pergi dari rumah. Zaliwa dan Zalika pergi tanpa pamit kepada Sukmadi.
Meski begitu dia tetap ikhlas melepas kepergian putra kembar kesayangannya itu. " Kalau begini mau gak mau yah harus ikhlas. Saya cuma kecewa gak bisa mencegah mereka keluar rumah," katanya.

Sukmadi memiliki empat orang anak. Anak yang pertama masih duduk di Kelas II Sekolah Dasar. Anak kedua adalah kembar Zalika dan Zaliwa. Sedangkan yang terakhir masih berumur dua tahun. (Mls)

Leave A Reply