INTAIKASUS.COM - Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin melepas pemberangkatan janazah Almarhum Drs Aidal Fitra, Camat Medan Polonia, dari rumah duka di Jalan Bajak II Komplek Perumahan Marendal Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (3/10). Pemberangkatan jenazah ini diringi isak tangis dan suasana duka yang dalam oleh seribuan orang yang hadir bertakjiah dirumah duka.
Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin dalam takziahnya mengatakan, atas nama pemerintah Kota Medan mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meniggalnya salah seorang pamong di Pemko Medan, beliau merupakan pamong yang telah menunjukkan dedikasinya dengan baik, dia juga banyak memberikan informasi tentang hasil kerja serta laporan tentang hambatan didalam menjalankan pembangunan di wilayahnya.
Pemerintah Kota Medan merasa kehilangan seorang pamong yang memiliki dedikasi. " Saya melihat dengan kondisi kurang fit namun beliau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pamong, inilah jiwa kepamongan yang dimilikinya, Saya sangat berduka yang sedalamnya semoga semua amal dan ibadah beliau diterima Alllah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggalkan kiranya dapat tabah menghadapi cobaan ini, " ujar Eldin degan terbatah-batah meneteskan air mata.
Almarhum Drs Aidal Fitra (48), merupakan alumni Institut Ilmu Pemerintahan, meninggal pada hari Rabu pukul 20.25 Wib di RS Royal Prima Medan. Almarhum meninggalkan seorang istri Linda Megawati dan seorang putri bernama Putri Adelia. Almarhum mengawali karir sabagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1990 di Pemerintah Kota Medan, berbagai jabatan structural telah dijabatnya di jajaran Pemerintah Kota Medan dan terakhir beliau menjabat sebagai Camat Medan Polonia.
Dari rumah duka jenazah diberangkatakan ke tempat peristrahatan terakhir di pekuburan Muslim Jalan SM Raja Kelurahan Timbang Deli.
Mawakili Alumni Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Drs Edy Mulya Matondang mengatakan, almarhum merupakan seorang pamong dari keluarga besar Alumni IIP. " Semua keluarga besar IIP di seluruh Indonesia merasa kehilangan dan berduka atas berpulangnya Drs Aidal Fitra yang merupakan keluarga Besar Pamong Praja angkatan 24, dan berdoa semoga almarhum diterima disisi Allah dan kepada keluarga yang ditingal agar tabah," kata Edy. (Red)